CENTRALNEWS.ID, BENGKALIS – Sebagai upaya mempermudah akses jangkau serta mempercepat pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Tim Penyuluh Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla dari Mabes TNI lakukan peninjauan pada titik pembuatan Sumur Bor di Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Riau, Minggu (6/9).
Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Staf Khusus KSAL sekaligus Ketua Tim Penyuluh, Brigjend. TNI (Mar) Freddy Jhon Hamonangan Pardosi didampingi Kolonel Tek. I Wayan Joni Nugraha, Mayor Inf. Sugianto, Danramil 03 Mandau Kapten Czi. Suratmin dan pihak terkait lainnya.
Dalam arahannya, Brigjend. FJH. Pardosi mengatakan bahwa pembuatan sumjr bor pada lokasi rawan Karhutla merupakan instruksi langsung Presiden RI untuk mempermudah petugas di lapangan memadamkan kebakaran, terlebih pada lokasi sukar aliran air.
“Keberadaan sumur bor ini kita harap dapat mempermudah proses pemadaman kebakaran di lapangan, terlebih pada lokasi yang jauh dari sumber air alami seperti sungai, atau danau,” kata Brigjend. FJH. Pardosi.
“Karena manfaatnya sangat luar biasa, maka keberadaan sumur bor ini harus kita jaga bersama, jangan sampai disalahgunakan atau jangan sampai tertutup kembali,” serunya. (Bres)

