CENTRALNEWS.ID, NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna mengapresiasi komitmen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan penyaluran bantuan TJSL BNI di Sekolah Rakyat Terintegrasi 32 Natuna, yang berlangsung di Kompleks Masjid Agung Kabupaten Natuna, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memperluas kesempatan bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BNI juga menyerahkan beasiswa kepada tiga siswa berprestasi Sekolah Rakyat 32 Natuna sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 BNI. Pemberian beasiswa ini diharapkan menjadi bentuk penghargaan atas capaian para siswa sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan semangat belajar.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, Kepala Dinas Sosial Natuna Puryanti, Kepala KCP BNI Natuna Rahmad Tri Saputra, Kasi Intel Imigrasi, Kepala BPJS Kesehatan Natuna, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Natuna, Kepala LPP RRI Ranai, Kepala Cabang Pelni Natuna, Kepala Bakamla Natuna, Terminal Manager Pertamina Patra Niaga, Kepala Sekolah Rakyat 32 Natuna beserta jajaran, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNI atas kepedulian serta kontribusinya dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Natuna, khususnya bagi peserta didik yang membutuhkan perhatian dan dukungan lebih dalam mengembangkan potensi diri.
Menurut Jarmin, pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun masa depan daerah. Oleh sebab itu, upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Ia menilai, kolaborasi yang terjalin antara pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi langkah penting untuk memperluas akses pendidikan, memberikan kesempatan yang lebih merata, serta memastikan anak-anak di wilayah perbatasan memiliki peluang yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Jarmin juga menegaskan bahwa kondisi ekonomi maupun latar belakang keluarga tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan, mengembangkan kemampuan, dan menggapai cita-cita mereka.
Karena itu, menurutnya, dukungan terhadap dunia pendidikan harus terus diperkuat dan dilaksanakan secara berkelanjutan. Dukungan tersebut tidak hanya berupa bantuan fasilitas pendidikan dan beasiswa, tetapi juga harus diiringi dengan pembinaan karakter, penanaman nilai kedisiplinan, serta pembentukan sikap mandiri dan tanggung jawab sejak dini.
“Melalui dukungan dan kerja sama semua pihak, kita berharap anak-anak Natuna dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing pada masa mendatang,” demikian pesan yang ditekankan dalam upaya bersama memajukan pendidikan di daerah.
Sementara itu, Kepala KCP BNI Natuna, Rahmad Tri Saputra, menjelaskan bahwa program TJSL BNI di bidang pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Menurutnya, dukungan BNI tidak hanya berfokus pada bantuan pendidikan, tetapi juga mencakup peningkatan kemampuan belajar siswa, penguatan literasi keuangan, serta dukungan terhadap kebutuhan sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.
Melalui Program Sekolahku, BNI menghadirkan sejumlah inisiatif, di antaranya Cerdas Belajar, Cerdas Pengelolaan Keuangan, dan Cerdas Sekolah. Program tersebut dirancang untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus menumbuhkan pemahaman peserta didik mengenai pentingnya pengelolaan keuangan serta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Rahmad berharap dukungan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah dan peserta didik, sekaligus mendorong semangat belajar serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan sebagai bekal untuk membangun masa depan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah Rakyat 32 Natuna, Bumiselan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BNI terhadap para siswa di sekolah yang dipimpinnya.
Ia menjelaskan, saat ini Sekolah Rakyat 32 Natuna menampung sekitar 175 siswa. Selain memperoleh pembelajaran akademik, para peserta didik juga mendapatkan pembinaan yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat berarti dalam menunjang proses pendidikan dan pengembangan potensi siswa. Bantuan serta perhatian yang diberikan diharapkan mampu menambah motivasi peserta didik untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan berani meraih prestasi.
Adapun tiga siswa Sekolah Rakyat 32 Natuna yang menerima beasiswa atas prestasi mereka yakni Putri Handini, Marlita Triningsih, dan Robbi Sanus Anugrah.
Pemberian beasiswa tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap usaha dan pencapaian siswa dalam menempuh pendidikan. Lebih dari itu, penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi penerima maupun siswa lainnya agar terus berusaha, tekun belajar, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan paduan suara siswa-siswi Sekolah Rakyat 32 Natuna. Penampilan tersebut memperlihatkan kreativitas, keberanian, dan potensi peserta didik dalam bidang seni, sekaligus menjadi gambaran bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan bakat dan minat siswa.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap sinergi dengan dunia usaha, termasuk BNI, dapat terus terjalin dan diperkuat dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan. Kolaborasi yang berkesinambungan dinilai penting agar semakin banyak anak memperoleh kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan generasi muda Natuna yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus menjadi modal penting bagi kemajuan Kabupaten Natuna sebagai wilayah perbatasan yang memiliki peran strategis bagi Indonesia.
(Herry)

