11.7 C
New York
Jumat, Oktober 23, 2026

Asisten III Tutup Turnamen Gasing HUT ke-27 Natuna, Bunguran Timur A Raih Juara Pertama

CENTRALNEWS.ID, NATUNA – Pertandingan Gasing Antar Kecamatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Natuna Tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan yang diwakili Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Hikmatul Arif, Kamis (22/10/2026) sore.

Penutupan turnamen yang berlangsung di Lapangan Gasing, Jalan H. Adam Malik, Air Batu, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, tersebut menjadi momentum penting dalam upaya melestarikan permainan tradisional yang telah lama menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Melayu di Kabupaten Natuna.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarkecamatan, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya daerah.

Penutupan pertandingan turut dihadiri Kapolres Natuna, Anggota DPRD Natuna Tabrani, Camat Bunguran Timur Suparman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ilham Kauli, Kepala Dinas Perhubungan Alazi, serta sejumlah unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, panitia penyelenggara, dan peserta pertandingan.

Dalam sambutannya, Hikmatul Arif menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Pecinta Gasing Natuna, panitia pelaksana, para camat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut.

Menurutnya, pertandingan gasing yang digelar dalam rangka HUT ke-27 Kabupaten Natuna bukan sekadar kegiatan hiburan atau perlombaan untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata menjaga tradisi leluhur agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.

Baca Juga :  Bupati Cen Sui Lan Buka Bupati Cup 2026, 63 Klub dan Tim Siap Bersaing di Dua Cabang Olahraga

Ia menegaskan bahwa permainan gasing mengandung berbagai nilai positif, mulai dari ketangkasan, ketelitian, kesabaran, kedisiplinan, hingga sportivitas dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting yang perlu terus diwariskan melalui kegiatan budaya seperti pertandingan gasing.

“Kita tidak ingin warisan budaya ini hanya menjadi cerita dari orang tua kepada anak cucunya. Kita ingin gasing tetap berputar, dimainkan, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Natuna,” ujarnya.

Hikmatul Arif berharap momentum peringatan HUT ke-27 Kabupaten Natuna dapat semakin memperkuat persatuan dan mempererat hubungan antarmasyarakat dari berbagai kecamatan. Melalui pertandingan ini, masyarakat tidak hanya berkompetisi untuk meraih kemenangan, tetapi juga membangun persaudaraan dan menjaga kekompakan.

Kepada tim yang berhasil meraih prestasi, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus berpesan agar kemenangan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempertahankan prestasi pada kompetisi berikutnya.

Sementara bagi tim yang belum berhasil meraih juara, ia berharap agar tidak berkecil hati dan tetap bersemangat untuk berlatih. Menurutnya, keberhasilan dalam sebuah pertandingan tidak semata-mata diukur dari gelar juara, tetapi juga dari semangat kebersamaan, kehormatan, dan sikap saling menghargai antarpeserta.

Ia juga mengajak generasi muda Natuna agar lebih mengenal, mencintai, dan terlibat aktif dalam permainan tradisional daerah. Dengan keterlibatan generasi muda, permainan gasing diharapkan tidak hanya bertahan sebagai tradisi masa lalu, tetapi terus berkembang menjadi kebanggaan budaya yang dikenal lebih luas.

Baca Juga :  Pemkab Natuna Perkuat Pengelolaan Pengaduan Publik, OPD Diminta Responsif Tindak Lanjuti Laporan Warga

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Herman, S.T., dalam laporannya menyampaikan bahwa perkembangan komunitas pecinta gasing di Kabupaten Natuna menunjukkan kemajuan yang menggembirakan.

Saat ini, komunitas pecinta gasing di Natuna diperkirakan telah mencapai lebih dari 1.000 orang, dengan hampir 50 tim yang tersebar di delapan kecamatan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap permainan tradisional ini masih kuat dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Meski demikian, pada penyelenggaraan tahun 2026, panitia hanya mengakomodasi 20 tim peserta dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran serta kebutuhan operasional selama pertandingan berlangsung.

Herman berharap, pada penyelenggaraan tahun mendatang jumlah peserta dapat ditingkatkan sehingga lebih banyak komunitas dari berbagai kecamatan memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan mereka.

Ia menjelaskan, penerapan persyaratan domisili bagi peserta juga bertujuan mendorong setiap kecamatan membangun dan memperkuat komunitas gasing masing-masing. Dengan demikian, pembinaan pemain dapat berjalan lebih merata dan membuka peluang lahirnya atlet atau pemain gasing potensial dari berbagai wilayah di Kabupaten Natuna.

Turnamen yang berlangsung selama kurang lebih 10 hari tersebut tidak hanya menghadirkan persaingan antartim, tetapi juga menjadi ruang pertemuan bagi para pecinta gasing untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan.

Kehadiran para tokoh dan pemain gasing diharapkan dapat membantu generasi berikutnya memahami teknik permainan, aturan pertandingan, serta pentingnya menjaga sportivitas dalam setiap kompetisi.

Baca Juga :  Gemilang! SDN 003 Sungai Ulu Sabet Juara Putra dan Putri Turnamen Voli HSN 2026 di Natuna

Persaingan antartim dalam pertandingan gasing tahun ini berlangsung untuk memperebutkan posisi terbaik. Berdasarkan hasil akhir pertandingan, Kecamatan Bunguran Timur A berhasil keluar sebagai juara pertama.

Posisi juara kedua diraih Kecamatan Bunguran Selatan, disusul Bunguran Timur Laut A yang menempati juara ketiga. Sementara itu, posisi juara keempat berhasil diraih oleh tim Bunguran Utara A.

Hasil tersebut menjadi kebanggaan bagi masing-masing kecamatan sekaligus menunjukkan semangat komunitas gasing dalam mempertahankan dan mengembangkan permainan tradisional di Kabupaten Natuna.

Rangkaian penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan piala dan medali kepada tim-tim yang berhasil meraih prestasi oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Hikmatul Arif. Penyerahan penghargaan tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya Pertandingan Gasing Antar Kecamatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Natuna Tahun 2026.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara panitia dan tim pemenang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang telah menyukseskan turnamen tersebut.

Pemerintah Kabupaten Natuna berharap pertandingan gasing dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi salah satu agenda budaya yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya.

Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, komunitas pecinta gasing, tokoh adat, serta masyarakat dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan tradisi tersebut. Dengan dukungan bersama, permainan gasing diharapkan tetap menjadi identitas budaya Melayu Natuna yang lestari, membanggakan, dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

(Herry)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles