22.1 C
New York
Senin, Mei 20, 2024

Vandalisme Resahkan Pengusaha Papan Bunga di Kota Minyak

CENTRALNEWS.ID, DURI – Sekitar 12 lembar papan (karangan) bunga berisi ucapan ‘Turut Berduka Cita’ yang berjejer di lingkungan RT005/RW008, jalan Rangau Kilometer (Km) 3, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau – Duri ludes terbakar, Sabtu (17/7).

Belasan lembar papan bunga hasil kreatifitas (seni) bernilai jual relatif menjanjikan ini disebut terbakar sekira pukul 01.00 WIB, Sabtu dini hari. Warga sekitar menduga, aksi tersebut dilancarkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Ferry Siagian, salah seorang warga disana menuturkan, papan bunga itu awalnya diperuntukkan sebagai ungkapan duka atas kepergian salah seorang tetangganya. Lembaran papan produk hiasan berukuran sekitar 4×2 meter lebih itu disebut dikirimkan oleh sanak-saudara keluarga yang berkabung.

“Sekitar pukul 23.30 WIB, Jumat (16/7) malam, papan bunga itu masih bagus dan tersusun rapih. Tapi pagi harinya, Sabtu (17/7), saat saya bangun, bentuknya sudah tinggal kerangka. Karangan bunganya sudah hangus terbakar,” kata Ferry.

Personel Polsek Mandau tinjau belasan papan bunga yang terbakar di Km 3 jalan Rangau | Foto: Bres

Alangkah dan sangat teramat disayangkan, kejadian itu diduga dilancarkan oleh oknum tak bertanggung jawab. “Kebetulan, saya menjual BBM kendaraan bermotor jenis Premium dan Pertalite (eceran, red). Nah, tepas pukul 00.30 WIB, Sabtu (17/7) dini hari, ada dua orang laki-laki yang ketuk-ketuk warung saya dan mengaku hendak membeli minyak (BBM, red),” celetup Ferry menceritakan.

Merasa curiga, ia pun tak melayani permintaan dua pria itu dan melanjutkan tidurnya. Alangkah mengejutkan, sekira pukul 01.00 WIB, barisan papan bunga yang berjejer tak jauh dari seberang lapak dagangnya malah terbakar hebat.

Hal itu turut membuatnya curiga, ia pun menduga, aksi Vandalisme terjadi dini hari itu. “Jelas lah kita curiga dan jadi menduga-duga. Warung kita sudah tutup, kok malah ada pula yang mengetuk dan mau membeli bensin (Premium, red). Nah, tak lama, papan bunga malah terbakar. Tentu kita semakin curiga, siapa kira-kira yang tega membakar papan bunga itu? Parahnya, itu ucapan duka. Kenapa tega?,” tuding dia mengesalkan kejadian itu.

Lebih jelas, seorang pria (pengelola) usaha papan bunga bermerek dagang Ekspresi Florist tampak kesal kala itu. Ia datang berbarengan dengan personel Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau dan mengangkut kerangka (bekas) papan bunganya yang ludes terbakar.

Ia kesal, empat lembar papan bunganya ludes digagahi api. Hanya bersisa rangka kayu nan menghitam, itulah yang diangkutnya ke dalam satu unit Pick Up dan disebutnya bakal dihantarkan ke Mapolsek Mandau, guna kepentingan pelaporan.

“Kesal kita, kok bisa terbakar semua papan bunganya. Kan rugi jadinya,” sebut pria yang diketahui sebagai pengelola produk papan bunga bermerek Expresi Florist itu.

Belasan papan bunga terbakar di Km 3 jalan Rangau | Foto: Bres

Pemilik papan lainnya turut kesal, dua orang pria yang enggan diberitakan namanya pun mengaku berang atas kejadian itu. Serupa, ia pun hendak mengikuti langkah dari manajemen Expresi Florist untuk melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

Secara tegas, aksi (diduga) Vandalisme ini disebutnya sangat meresahkan kalangan pegiat usaha papan bunga di wilayah Kecamatan Mandau – Duri. “Ini Vandalisme namanya, sama artinya sebagai tindakan (diduga) melakukan perusakan benda-benda atau produk hasil seni atau keterampilan. Apalagi ini kerusakannya sangat vatal, tak bisa dipakai lagi. Sungguh keterlaluan, tindakan ini bisa mematikan langkah usaha kita di masa pandemi saat ini,” serunya.

Atas kejadian itu, ia meminta aparat kepolisian dapat segera mengusut dan menemukan titik terang atas dugaan pembakaran belasan papan bunga di wilayah itu. “Semoga titik terangnya bisa diketahui segera, ini sangat meresahkan,” harapnya.

Sebagai perimbangan, tim langsung menghubungi Kapolsek Mandau, AKP. Jalifer LT, S.AP, melalui Kanit Reskrim AKP. Firman Fadhilla, SIK, Sabtu siang. Lewat sambungan telepon selularnya, Firman menyebut bahwa hal itu belum sama sekali dilaporkan ke Mapolsek Mandau.

“Belum ada laporan yang kita terima terkait hal itu, jadi kita belum bisa dan tak bisa menduga-duga,” tegas Firman.

Belasan papan bunga terbakar di Km 3 jalan Rangau | Foto: Bres

Bila dirasa menimbulkan kerugian, Firman menyarankan para pengusaha yang papan bunganya ikut terbakar segera membuat laporan polisi untuk segera ditindak lanjuti.

Tanpa adanya laporan, pihaknya tak dapat melakukan banyak hal, selain terus mengimbau masyarakat untuk tetap mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban (Harkamtibmas).

“Ya memang begitu, tanpa laporan, kita tak bisa bertindak. Kalau memang ada dugaan dan sifatnya memang merugikan, silahkan datang dan laporkan. Kita akan melayani semaksimal mungkin. Sampai Sabtu sore ini, memang belum ada laporan terkait peristiwa itu. Jadi jelas, kita tak bisa meraba-raba,” pungkasnya.

Belasan papan bunga terbakar di Km 3 jalan Rangau | Foto: Bres

Singkat Cerita Vandalisme

Merujuk sumber Wikipedia, Vandalisme diartikulasikan sebagai tindakan atau aksi perusakan terhadap barang, produk, artefak, patung atau berbagai wujud seni lainnya dari hasil kreatifitas umat manusia.

Di masa lampau, para Vandals, sebutannya terdahulu, kerap melakukan perusakan produk seni dengan maksud menghilangkan estetika, nyawa seni, bahkan sisi mistik dari produk seni yang dihasilkan.

Belasan papan bunga terbakar di Km 3 jalan Rangau | Foto: Bres

Sebagai contoh, cukup banyak patung di wilayah mesir yang mengalami kerusakan di bagian hidung. Kalangan berpendapat, para Vandals merusak hidung pada patung lantaran diduga menyimpan hal mistik yang membuat benda mati itu bisa dimasuki roh atau arwah makhluk terdahulu.

Selain dari sisi mistik, Vandalisme di era moderen juga kerap terjadi. Hal ini terbukti dari maraknya kerusakan produk seni di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Bila nantinya kerusakan papan bunga di wilayah Duri memang disebabkan oleh oknum-oknum tertentu, hal ini bisa saja tergolong dalam aksi Vandalisme yang merusak dan merugikan.(*)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles