CENTRALNEWS.ID, ARIMUN – Persoalan pemasangan sambungan baru air bersih di Kabupaten Karimun kembali menjadi sorotan.
Sejak 2017, ribuan warga tercatat masih mengantre untuk mendapatkan layanan jaringan dari PDAM Tirta Mulia Karimun, namun hingga kini realisasinya belum sepenuhnya terwujud.
Data menunjukkan jumlah antrean hampir menyentuh angka 1.000 permohonan.
Permintaan tersebut tersebar di tiga kecamatan di Pulau Karimun Besar, yakni Karimun, Tebing, dan Meral.
Menanggapi kondisi itu, Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, menekankan pentingnya pembenahan menyeluruh terhadap sistem pelayanan air bersih.
Ia meminta manajemen PDAM yang baru agar bergerak cepat dan tidak membiarkan persoalan ini terus berlarut.
“Manajemen baru harus lebih progresif. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, jadi tidak boleh dibiarkan terlalu lama tanpa solusi yang jelas,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Rocky menilai, selama hampir sembilan tahun persoalan ini seolah tidak mendapat penanganan yang maksimal.
Karena itu, ia meminta dilakukan pemetaan masalah secara rinci untuk mengetahui hambatan utama, baik dari sisi jaringan, kapasitas produksi, maupun distribusi air.
Menurutnya, langkah strategis dan terukur harus segera disusun agar pelayanan kembali optimal dan harapan warga untuk menikmati air bersih di rumah masing-masing dapat terpenuhi.
Di sisi lain, Direktur Utama PDAM Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, menyatakan pihaknya telah memulai tahapan awal evaluasi.
Salah satunya dengan melakukan pemetaan kondisi di setiap kecamatan untuk mengidentifikasi persoalan teknis.
“Setiap wilayah kami petakan. Apakah kendalanya pada jaringan yang belum tersedia, atau jaringan sudah ada namun tekanan air tidak mencukupi,” jelasnya.
Selain pembenahan teknis, PDAM juga akan menjajaki dukungan pendanaan dari pemerintah daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat.
Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan proses perbaikan bisa berjalan lebih cepat dan efektif.
Manajemen optimistis, melalui evaluasi menyeluruh dan dukungan anggaran yang memadai, persoalan daftar tunggu yang menahun ini dapat mulai terurai secara bertahap dan menunjukkan perubahan signifikan pada tahun mendatang.(yen)


