10 C
New York
Selasa, Oktober 6, 2026

Tiga Masalah Utama Jadi Prioritas, Wali Kota Batam Ajak Warga Terlibat

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan keseriusannya bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, dalam membenahi sejumlah persoalan mendasar yang hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat.

Tiga isu krusial yang menjadi perhatian utama pemerintah adalah ketersediaan air bersih, pengelolaan sampah, serta penanganan banjir.

Ketiganya dinilai berkaitan langsung dengan kualitas hidup warga dan terus menjadi sorotan publik.

Komitmen tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri kegiatan halalbihalal bersama masyarakat Kecamatan Batam Kota yang digelar di Aku Tahu Centre, Kelurahan Sungai Panas, Minggu (5/4/2026) malam.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap berbagai keluhan yang disampaikan warga.

Justru, kata dia, berbagai langkah percepatan terus dilakukan agar penanganan di lapangan bisa berjalan lebih efektif.

Baca Juga :  Lempar Sabu ke Aspal, Pemuda asal Duri XIII Diringkus Polisi

“Persoalan air bersih, sampah, dan banjir adalah yang paling sering disampaikan masyarakat. Ini menjadi prioritas kami dan terus kami tangani secara bertahap,” ujarnya.

Ia menjelaskan, upaya yang dilakukan mencakup peningkatan layanan distribusi air, pembenahan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, hingga penanganan kawasan yang rawan tergenang saat hujan.

Amsakar menekankan bahwa persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan secara instan, namun membutuhkan kerja berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak.

“Kami terus mendorong percepatan di lapangan agar dampaknya bisa segera dirasakan masyarakat. Ini kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam menyelesaikan persoalan kota, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  Pemkab Lingga Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga kesadaran kolektif masyarakat.

“Perlu keterlibatan semua pihak. Hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan sudah sangat membantu,” katanya.

Selain membahas isu lingkungan, Amsakar juga menyinggung pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Batam.

Ia menilai perbedaan seharusnya menjadi kekuatan, bukan pemicu perpecahan.

“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi menjadi energi untuk membangun daerah ini bersama-sama,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan agar nilai-nilai kebersamaan yang terbangun selama bulan Ramadan tetap dijaga dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memperkuat kepedulian sosial.

Kegiatan halalbihalal tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Momentum ini sekaligus menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan Kota Batam ke arah yang lebih baik.(mzi)

Baca Juga :  Tekankan Dedikasi - Loyalitas, Mayor Suratno Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat di Kodim 0303/Bengkalis

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles