-1.1 C
New York
Rabu, Februari 21, 2024

Sempena Peringatan Hari Stroke Sedunia, RSUD Mandau Gelar Penyuluhan bagi Masyarakat

CENTRALNEWS.ID, DURI – jajaran dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau – Duri menggelar penyuluhan terkait pencegahan dan penanganan Stroke (struk, red), Jumat (29/10).

Penyuluhan itu digelar sempena peringatan hari stroke sedunia (World Stroke Day) dan dipusatkan pada lobby RSUD di jalan Stadion, Kelurahan Air Jamban.

Dimulai sekira pukul 07.30 WIB, penyuluhan diserukan langsung oleh dokter-dokter Spesialis Saraf, yaitu dr. Intan Yuliasari, M.Sc., Sp.S, dr. B.AG. Hidayati Lubis, Sp.N, dan dr. Fanel Putra, Sp.N.

Penyuluhan sempena World Stroke Day di RSUD Mandau | Foto: Zul

Penyuluhan dengan materi ‘Kenali Dini Gejala Stroke’ ini ditujukan agar masyarakat dapat mengenali ciri atau gejala struk dan menumbuhkan kesadaran reaksi cepat untuk dapat memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan (Faskes) terdekat apabila mengalami gejala seperti kehilangan kemampuan kerja bagian tubuh seperti tangan dan kaki yang tiba-tiba kaku atau lemas.

Juga diwajibkan segera memeriksakan kesehatannya apabila wajah mengalami penurunan salah satu atau sebagian sisi, kehilangan kemampuan untuk tersenyum karena mulut atau mata terkulai, serta ketidakmampuan untuk berkata-kata meskipun si penderita (Stroke) dalam keadaan sadar.

Stroke adalah penyakit dengan kondisi dimana pasokan atau darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (Stroke Iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (Stroke Hemoragik). Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati. Kondisi ini menyebabkan bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik,” kata dokter Spesialis Saraf RSUD Mandau, dr. Intan Yuliasari, M.Sc., Sp.S.

Penyuluhan sempena World Stroke Day di RSUD Mandau | Foto: Zul

Ia menegaskan, Stroke merupakan kondisi gawat darurat yang perlu ditangani secepatnya, karena sel otak dapat mati hanya dalam hitungan menit. Tindakan penanganan yang cepat dan tepat dapat meminimalkan tingkat kerusakan otak dan mencegah kemungkinan munculnya komplikasi.

Lebih lanjut dr. B.AG. Hidayati Lubis, Sp.N menjelaskan terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko stroke, yakni:

  • Faktor kesehatan, yang meliputi:
  1. Hipertensi,
  2. Diabetes,
  3. Kolesterol tinggi,
  4. Obesitas,
  5. Penyakit jantung seperti gagal jantung, penyakit jantung bawaan, infeksi jantung atau aritmia,
  6. Sleep apnea,
  7. Pernah mengalami TIA atau serangan jantung sebelumnya.
Penyuluhan sempena World Stroke Day di RSUD Mandau | Foto: Zul
  • Faktor gaya hidup, yang meliputi:
  1. Merokok,
  2. Kurang olahraga atau aktifitas fisik,
  3. Konsumsi obat-obatan terlarang,
  4. Kecanduan alkohol.

“Faktor lainnya meliputi faktor keturunan dan seiring bertambahnya usia,” imbuh dr. Hidayati Lubis.

“Dengan penyuluhan ini, diharapkan seluruh masyarakat bisa lebih memahami faktor penyebab dan gejala dari stroke. Juga diharapkan, kesadaran dan penanganan yang cepat dan tepat dapat ditanamkan dalam diri agar penanganan medis dalam meminimalisir dampak yang ditimbulkannya dapat dilakukan dengan segera,” tambah dr. Fanel Putra.

Penyuluhan sempena World Stroke Day di RSUD Mandau | Foto: Zul

Diujung acara, para tenaga medis ini memberi kesempatan atau sesi tanya jawab kepada seluruh warga Duri yang hadir kala itu untuk keperluan berobat maupun sekedar membesuk para pasien yang dirawat pada fasilitas tersebut.

Pemberian hadiah kepada para pengunjung yang aktif mengikuti dan melontarkan pertanyaan terkait sesi penyuluhan juga dilakukan langsung oleh Direktur RSUD Mandau, dr. Chairiah.(*)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles