21.9 C
New York
Selasa, Juni 25, 2024

Sempat Nihil, Kasus Positif COVID-19 di Duri kembali Bertambah. Riki: Jangan Lengah

CENTRALNEWS ID, DURI – Periode hari ini, penularan wabah pandemi COVID-19 di Kecamatan Mandau, Duri kembali bertambah sebanyak satu kasus, Kamis (9/9).

Setelah sempat nihil beberapa hari berturut-turut, penularan virus mendunia ini kembali terjadi di wilayah berjuluk Kota Minyak. Benar, hal itu turut ditegaskan oleh Camat Mandau, Riki Rihardi kala dikomfirmasi tim CentralNews.id.

“Periode hari ini kasus positif COVID-19 bertambah satu. Adalah tuan YF (49), warga Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. Beliau merupakan kelompok (Suspect) bergejala yang kini menjalankan isolasi mandiri di rumahnya,” kata Riki, Kamis sore.

Selain di Mandau, penambahan jumlah kasus positif ini juga terjadi di berbagai Kecamatan lainnya di Kabupaten Bengkalis. Hal ini disebut Riki menjadi penanda bahwa COVID-19 tak mungkin tiba-tiba sirna.

Dengan demikian, ia meminta seluruh warganya untuk lebih waspada dan tidak lengah dengan torehan nihil kasus positif beberapa waktu belakangan. Sebab, kelengahan dan kendornya kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan (Prokes) dinilai hanya akan memperparah lonjakan kasus.

“Ya kalau terlalu heboh menanggapi nihil kasus beberapa waktu belakangan, disiplin Prokes bisa kendor. Keadaan ini jelas sangat berpotensi (kembali) menambah jumlah kasus positif. Oleh karena itu, jangan lengah. Tetap jalankan prokes dan yang terpenting, selalu pakai masker,” pinta mantan Lurah Air Jamban ini.

Pun kepada Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Mandau, Camat Mandau ini kembali mengingatkan untuk lebih efektif dalam menjalankan tugas.

Pemantauan mobilitas dan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan Prokes diminta untuk lebih ditingkatkan. Selain itu, setiap kerumunan yang berpotensi menjadi wadah penularan virus diminta untuk ditertibkan (bila diperlukan).

“Sekali lagi, jangan lengah. Saat ini kita dihadapkan dengan virus tak kasat mata, kita tak bisa melihatnya, maka dari itu kita harus lebih waspada. Setiap potensi penularan virus harus dicegah, termasuk pelanggaran prokes seperti kerumunan dan un-masking (tidak memakai masker). Demi kembali mencapai nihil kasus positif, kita harus bekerja sama. Tingkatkan kedisiplinan, saling mengingatkan agar wilayah kita kembali nihil penambahan pasien terkonfirmasi,” pungkasnya.(*)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles