-1.1 C
New York
Rabu, Februari 21, 2024

Satgas COVID-19 Riau: Jangan Sampai Euforia Pilkada Picu Kematian Massal

Logo Pilkada serentak 2020 bergambarkan Masker Merah Putih sebagai bentuk imbauan pencegahan penularan COVID-19 dalam seluruh tahapan | Foto: Ray


CENTRALNEWS.ID, PEKANBARU – Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Riau turut menjadi atensi serius bagi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 setempat. Dikhawatirkan, masyarakat yang terbuai dengan euforia pesta demokrasi tersebut, mengabaikan protokol kesehatan dan menambah klaster penularan baru.


Terkait hal tersebut, Juru Bicara Satuan Satgas COVID-19 Riau, dr. Indra Yovi mengingatkan agar instansi penyelenggara dan pengawas pemilu di wilayah setempat dapat betul-betul memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan baik dalam setiap tahapan Pilkada.


“Pada situasi seperti ini tingkat kelalaian pasti semakin marak, maka penyelenggara Pemilukada harus benar-benar siap dan bisa memastikan seluruh tahapan yang ada seirama dengan penerapan protokol kesehatan,” kata dr. Indra, Minggu (13/9).


Apalagi, dalam kurun waktu terakhir, lanjutnya, lonjakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Bumi Lancang Kuning itu terus memuncak, dengan akumulasi lebih dari  3.300 kasus.


“Teman-teman KPU dan Bawaslu, itu punya cara, punya tools untuk mengawasi hal-hal yang melanggar. Sudah jelas aturannya bahwa orang selama masa kampanye, wajib pakai masker, tidak boleh berkerumun, ada tata cara teknisnya. Itu yang harus dilihat,” katanya.


“Kalau bawaslu tidak menjalankan pengawasan itu dengan baik, ya kita lihat sendiri nanti akibatnya. Jangan sampai hura-hura demokrasi menyebabkan kematian massal yang begitu banyak,” sindirnya.


Yovi juga mengingatkan agar dalam proses tahapan Pilkada selama 73 hari kedepan, segala ketetapan yang telah dibuat oleh pemerintah melalui surat edaran, harus benar-benar di patuhi dengan disiplin.


“Pilkada ini 73 hari kedepan loh prosesnya, dan selama itu berlangsung, ada kampanyenya ada arak-arakannya. Sudah ada edaran dari KPU dan Gugus Tugas yang lama. Silahkan Pilkada, tapi Pilkada yang benar-benar sesuai dengan aturan. Jangan gara-gara Pilkada, saya mau ini, mau ini, banyak yang tertular, kemudian rumah sakit penuh, ini yang jadi masalah,” pungkasnya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles