CENTRALNEWS.ID, NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna kembali memperkuat sinergi dan kebersamaan dengan masyarakat melalui agenda rutin Safari Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, bersama Wakil Bupati Natuna, Jarmin, dengan mengunjungi Masjid Darul Aman di Desa Belakang Gunung, Kecamatan Bunguran Utara, Rabu (11/3/2026).
Safari Ramadan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintah dan lembaga terkait, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, perwakilan Basarnas, BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Bank Riau Kepri Syariah Cabang Ranai, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Sebelum melanjutkan agenda Safari Ramadan di Desa Belakang Gunung, Bupati Natuna bersama rombongan terlebih dahulu singgah di Masjid Darul Amin, Desa Kelarik Utara, untuk melaksanakan salat Ashar berjamaah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Cen Sui Lan juga menyerahkan bantuan berupa karpet sajadah serta bantuan dana tunai untuk mendukung operasional masjid.
Dalam sambutannya, Bupati Cen Sui Lan menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Natuna yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Menurutnya, momentum Ramadan menjadi kesempatan yang baik bagi pemerintah untuk turun langsung ke tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komunikasi dan silaturahmi dengan warga di berbagai wilayah di Kabupaten Natuna.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus masjid dan jamaah. Semoga dapat mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah, khususnya di bulan suci Ramadan,” ujar Cen Sui Lan.
Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat menambah semangat masyarakat dalam beramal dan meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Natuna berkomitmen untuk terus mempererat kebersamaan serta menjaga hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menghadirkan kehadiran pemerintah secara langsung di tengah kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.(Herry)


