CENTRALNEWS.ID, PINGGIR – Tim Gabungan Pemerintah Kecamatan Pinggir, Koramil 03 Mandau, Polsek Pinggir, sampai dengan personel Satpol PP laksanakan Operasi Penyakit Masyarakat alias Pekat dengan menyasar sejumlah Kafe atau Warung Remang-remang, Kamis malam (17/9).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Pinggir, Zama Rico Dakanahay dengan mendatangi berbagai tempat rawan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di sekitar jalan Lingkar Duri Barat, sampai dengan wilayah Suriname, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Riau.
Dalam keterangannya, Camat Pinggir mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan menyusul maraknya laporan masyarakat yang resah dengan aktifitas sejumlah tempat hiburan malam bersampul kafe remang-remang nan sarat dugaan Asusila, peredaran Narkoba, sampai dengan peredaran Minuman Keras dan Beralkohol.

“Benar, kegiatan ini dilaksanakan atas banyaknya laporan dan aduan dari masyarakat. Menindaklanjuti keresahan tersebut, kami bersama Polsek dan Koramil 03 Mandau turun ke lapangan guna melakukan penertiban terpadu,” kata Zama Rico Dakanahay, Jumat (18/9).
Sepanjang kegiatan, pihaknya mendatangi satu-persatu kafe remang-remang dan mempertanyakan perizinan, hingga memeriksa aneka minuman yang disediakan.
Benar saja, petugas menemukan puluhan botol Miras berbagai merek dari sejumlah tempat yang disambangi. Atas temuan tersebut, pihaknya memberikan teguran humanis dengan harapan setiap pemilik usaha dapat lebih tertib dan mematuhi perizinan sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku di wilayah Kabupaten Bengkalis.

Karena dinilai tidak memiliki izin edar, petugas langsung menyita puluhan botol miras tersebut sebagai efek jera. Tak lupa, Camat juga mengimbau agar ke depannya segala bentuk dan jenis aktifitas yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat agar dihentikan demi kebaikan bersama.
“Kali ini imbau baik-baik, dan tolong diindahkan. Mari sama-sama kita jaga serta pelihara Kamtibmas di wilayah Kecamatan Pinggir yang kita cintai ini, kami tak segan bertindak lebih tegas dan terukur bilamana ke depan indikasi serupa masih terpantau,” tegasnya. (Bres)

