CENTRALNEWS.ID, DURI – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas insiden yang menimpa pekerja – mitra kerjanya, PT Berkat Karunia Phala (PT BKP), di wilayah Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Berdasarkan informasi resmi yang diterima PHR, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (16/10/2026). Insiden itu dilaporkan terjadi di luar area operasi utama PHR serta melibatkan jaringan listrik udara dan alat berat milik PT BKP.
Manager Corporate Communication PHR, Fikri Fardhian, menjelaskan bahwa saat kejadian berlangsung, alat berat milik mitra kerja tersebut tengah berada dalam proses demobilisasi.
”Insiden ini melibatkan jaringan listrik udara dan alat berat milik mitra kerja yang sedang dalam proses demobilisasi setelah masa penugasannya berakhir,” ujar Fikri Fardhian dalam keterangan resminya, Senin (19/10).
Tegaskan Komitmen Keselamatan Kerja..
Fikri menegaskan bahwa PHR selalu memegang teguh standar keselamatan tinggi di seluruh ekosistem kerjanya. Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) senantiasa menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap lini aktivitas.
”PHR senantiasa menempatkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja sebagai prioritas, serta mengedepankan penerapan ketentuan dan prosedur keselamatan yang berlaku kepada seluruh pekerja dan mitra kerja di wilayah operasional kami,” tambahnya.
Sebagai langkah preventif guna mencegah potensi bahaya serupa di masa mendatang, PHR mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut aktif menjaga keamanan lingkungan sekitar fasilitas industri serta jaringan pipa migas.
Masyarakat yang melihat situasi, aktifitas, atau potensi bahaya di sekitar fasilitas operasional migas diimbau untuk segera melaporkannya melalui saluran resmi perusahaan (Hotline Bebas Pulsa): 0800-1800-123.
“Dengan partisipasi aktif dari masyarakat dan komitmen penerapan K3 yang ketat, diharapkan potensi risiko keselamatan di wilayah sekitar operasional dapat terus ditekan,” harapnya. (Bres)

