CENTRALNEWS.ID , NATUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Ruang Rapat Lantai II, Kantor Bupati Natuna, Selasa (03/03/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat integrasi dan validitas data sosial ekonomi masyarakat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, serta dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para camat dan lurah, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Natuna. Sementara itu, camat, lurah, dan kepala desa yang berada di luar Pulau Bunguran mengikuti jalannya rapat secara virtual melalui Zoom Meeting.
Dalam arahannya, Cen Sui Lan menegaskan bahwa percepatan serta akurasi pendataan menjadi fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan daerah, khususnya dalam penyaluran program bantuan sosial dan intervensi pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
“Data yang akurat adalah fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan. Melalui DTSEN, kita ingin memastikan setiap program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang berhak menerima,” tegasnya di hadapan peserta rapat.
Ia menekankan, seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat desa harus aktif melakukan verifikasi dan pemutakhiran data secara berkala. Menurutnya, tanpa komitmen bersama dalam menjaga kualitas data, kebijakan yang dihasilkan berpotensi tidak efektif dan tidak tepat sasaran.
Lebih lanjut, Bupati Natuna juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam implementasi DTSEN. Sinkronisasi data antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa dinilai krusial untuk mencegah terjadinya tumpang tindih maupun kekeliruan dalam penetapan penerima manfaat program.
“Saya berharap seluruh perangkat daerah dan pemerintah desa memiliki komitmen yang sama untuk menjaga validitas data. Dengan data yang terpadu dan mutakhir, pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif dan terukur,” tambahnya.
DTSEN sendiri merupakan basis data tunggal individu dan/atau keluarga yang memuat kondisi sosial ekonomi penduduk Indonesia dan telah dipadankan dengan data kependudukan. Kehadiran DTSEN diharapkan mampu mewujudkan integrasi data yang lebih akurat, mutakhir, dan terpadu sebagai rujukan utama dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Natuna menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah serta pemerintah desa dalam mendukung percepatan implementasi DTSEN. Dengan data yang solid dan terintegrasi, diharapkan setiap kebijakan dan program pembangunan di Kabupaten Natuna dapat berjalan lebih efektif, transparan, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.(Herry)


