18.7 C
New York
Selasa, Oktober 6, 2026

Pasokan Minyak Kita Kembali Tiba di Natuna, Bupati Cen Sui Lan Pastikan Stok Aman dan Harga Sesuai HET

CENTRALNEWS.ID, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna memastikan ketersediaan Minyak Kita kembali aman setelah lima kontainer pasokan minyak goreng tiba di Pelabuhan Selat Lampa, Rabu (23/9/2026). Kedatangan pasokan tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan.

Cen Sui Lan mengatakan, masuknya kembali pasokan Minyak Kita merupakan langkah pemerintah daerah dalam merespons persoalan ketersediaan minyak goreng yang sebelumnya sempat mengalami kendala distribusi ke Natuna.

Ia menjelaskan, kendala tersebut terjadi karena pemerintah pusat sebelumnya hanya menanggung biaya distribusi Minyak Kita hingga Tanjungpinang. Sementara untuk mendatangkan komoditas tersebut dari Tanjungpinang ke Natuna, pemerintah daerah harus menanggung biaya tambahan.

“Kemarin kita mendapatkan informasi bahwa Minyak Kita ini tidak bisa sampai lagi ke Natuna. Pemerintah hanya menanggung sampai Tanjungpinang. Kemudian dari Tanjungpinang, kalau pemerintah kabupaten mau memasukkan harus mengeluarkan biaya,” ujar Cen.

Persoalan tersebut kemudian disampaikan kepada pemerintah pusat saat kunjungan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) bersama jajaran ke Natuna. Dari komunikasi tersebut, pemerintah daerah akhirnya mendapatkan solusi sehingga pasokan Minyak Kita kembali dapat dikirim ke Natuna.

Baca Juga :  HUT ke-81 TNI di Natuna, Teguhkan Sinergi Bersama Rakyat untuk Indonesia Berdaulat

“Dari situlah kita mulai proses dan akhirnya sudah dikirim ke kita dengan kondisi bahwa kita sudah tidak mendapatkan kendala untuk penjualan harga sesuai dengan HET,” katanya.

Cen memastikan stok Minyak Kita yang tersedia saat ini dalam kondisi aman. Selain lima kontainer yang telah tiba, lima kontainer tambahan juga direncanakan kembali masuk ke Natuna pada bulan depan.

“Tidak usah khawatir. Pemerintah daerah akan selalu hadir untuk menyelesaikan masalah ketahanan pangan. Kita tidak mau hajat hidup orang banyak ini menjadi terkendala,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang menyebut harga Minyak Kita di Natuna mencapai Rp23 ribu hingga Rp24 ribu per liter. Menurutnya, pemerintah bersama Bulog akan terus melakukan pengawasan agar penjualan Minyak Kita tetap sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca Juga :  HUT ke-81 TNI di Natuna: Kejutan Kue dan Tumpeng Warnai Semangat Kebersamaan TNI Bersama Rakyat

“Jangan bikin hoaks di Natuna. Saat ini aman,” ujarnya.

Cen turut menyampaikan apresiasi kepada pihak Pelni yang telah membantu mengangkut pasokan Minyak Kita hingga ke Natuna. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah, Bulog, Pelni, serta pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia di wilayah kepulauan tersebut.

Kepala Bulog Cabang Natuna, Pencius Siburian, mengatakan lima kontainer Minyak Kita yang tiba di Natuna tersebut memiliki total volume sekitar 96.252 liter dengan kemasan 1 liter dan 2 liter.

“Lima kontainer, 96.252 liter. Bulan depan lima kontainer juga,” kata Pencius.

Menurutnya, seluruh pasokan tersebut akan langsung didistribusikan ke gudang Bulog di Ranai sebelum disalurkan kepada masyarakat melalui jaringan distribusi yang tersedia.

Baca Juga :  Wabup Jarmin Buka Open Turnamen Akbar Domino Natuna, Jadi Ajang Silaturahmi dan Semarakkan HUT Kabupaten serta TNI

Bulog menjual Minyak Kita dengan harga Rp14.500 per liter, sedangkan HET yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Bulog juga akan melakukan pengawasan terhadap mitra penjualan untuk memastikan tidak ada penjualan di atas HET.

“Kalau ada mitra Bulog yang menjual di atas HET, kami bisa menindak. Rencananya di pasar juga akan kami kontrol,” ujarnya.

Pencius mengatakan, untuk distribusi ke wilayah di luar Ranai, Bulog masih melakukan kajian dan koordinasi dengan Kantor Wilayah Bulog. Pemantauan distribusi juga dilakukan melalui aplikasi SiMira.

“Di aplikasi SiMira, ada 41 toko di pasar yang aktif. Langsung kami sebar,” katanya.

Dengan masuknya pasokan tersebut, pemerintah daerah bersama Bulog memastikan kebutuhan Minyak Kita di Natuna tetap tersedia. Pengawasan distribusi dan harga juga akan terus dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh minyak goreng sesuai ketentuan yang berlaku.(Herry)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles