13 C
New York
Jumat, Oktober 30, 2026

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, 40 Penumpang Terjabak di Atas Kapal

CENTRALNEWS.COM, SUMENEP –Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026) pagi. Kapal tersebut tengah dalam perjalanan dari Surabaya menuju Makassar ketika insiden terjadi.

Informasi awal mengenai kebakaran diterima setelah nakhoda kapal melaporkan adanya kebakaran saat KMP Mutiara Sentosa 2 berada di ujung utara Pulau Madura. Setelah laporan tersebut disampaikan, nakhoda kemudian tidak dapat kembali dihubungi.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M., mengatakan pihaknya menerima informasi terkait insiden tersebut dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB.

“Setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali,” ujar Nanang dalam keterangan persnya, Minggu (2/8/2026).

Selang satu menit kemudian, tepatnya pukul 08.25 WIB, PT Atosim Lampung Pelayaran turut menyampaikan laporan mengenai kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2. Kapal tersebut diketahui membawa penumpang dan awak kapal dalam perjalanan menuju Makassar.

Baca Juga :  Pelarian Kandas, Pelaku Penganiayaan Tak Berkutik Diringkus Reskrim Polsek Mandau

Berdasarkan laporan awal perusahaan, jumlah orang yang berada di dalam kapal diperkirakan mencapai sekitar 250 orang, termasuk penumpang dan awak kapal. Sementara itu, data lain dari tim SAR menyebut kapal tersebut mengangkut sekitar 180 penumpang dan 47 kru.

Hingga Minggu siang, proses evakuasi masih berlangsung. Sekitar 40 orang dilaporkan masih berada di atas kapal dan menunggu proses penyelamatan.

Upaya evakuasi menghadapi tantangan akibat kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian. Gelombang laut cukup tinggi dan angin bertiup kencang sehingga menyulitkan kapal-kapal bantuan untuk mendekati KMP Mutiara Sentosa 2.

Proses evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa 2, masih menghadapi kendala.

Hingga Minggu (2/8/2026), sekitar 40 orang dilaporkan masih berada di atas kapal yang terbakar.

Kondisi cuaca menjadi salah satu hambatan utama dalam proses penyelamatan.

Baca Juga :  Semarak Sumpah Pemuda, Pemerintah Kecamatan Mandau Gelar Perlombaan PBB Kreasi Tingkat Pelajar

Gelombang tinggi disertai tiupan angin kencang membuat kapal-kapal bantuan kesulitan mendekati KMP Mutiara Sentosa 2.

Kepala Basarnas Kabupaten Sumenep, Nurhadi, mengatakan kondisi perairan di sekitar lokasi kejadian masih cukup berisiko untuk proses evakuasi.

“Cuaca di perairan Sumenep saat ini gelombangnya cukup tinggi dan anginnya juga cukup kencang,” ujar Nurhadi dalam keterangan yang disampaikan Minggu (2/8/2026).

Lima kapal telah dikerahkan untuk membantu operasi penyelamatan.

Armada tersebut terdiri atas TB Hasnur 26, Prakarsa Emas, Meratus Pematang Siantar, Trasko Arapura, serta Meratus Project 3.
Namun, tidak seluruh kapal dapat merapat langsung ke KMP Mutiara Sentosa 2.

Meratus Project 3, misalnya, harus menjaga jarak karena membawa material yang tergolong berbahaya.

“Meratus Project 3 tidak bisa merapat karena membawa bahan berbahaya sehingga ada kekhawatiran terjadi ledakan,” jelas Nurhadi.

Rencananya, penumpang yang masih berada di atas kapal akan terlebih dahulu dipindahkan melalui TB Hasnur 26.

Baca Juga :  Cegah Balap Liar hingga Kejahatan C3, Polisi Gencarkan Operasi Cipta Kondisi di Duri

Selanjutnya, para penumpang akan diteruskan ke sejumlah kapal lain yang telah berada di sekitar lokasi kejadian.

KMP Mutiara Sentosa 2 diketahui mengangkut sekitar 180 penumpang serta 47 orang kru.

Hingga berita ini ditulis, tim SAR masih melakukan pendataan dan belum memperoleh angka terbaru mengenai jumlah penumpang yang telah berhasil dievakuasi.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.00–07.00 WIB pada Minggu pagi di perairan utara Sumenep.

Kapal tersebut sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dengan tujuan Makassar.

Berdasarkan jadwal perjalanan, KMP Mutiara Sentosa 2 diperkirakan tiba di Makassar pada Senin (3/8/2026).

Sementara itu, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

Aparat dan tim terkait masih melakukan penanganan di lokasi sekaligus mengumpulkan informasi untuk mengetahui sumber api dan kronologi lengkap insiden tersebut.(bur)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles