10 C
New York
Kamis, Oktober 22, 2026

Karyawan PT BKP – BRA Tersengat Listrik saat Moving Crane, Begini Kronologisnya..

CENTRALNEWS.ID, DURI – Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau mengonfirmasi adanya insiden kecelakaan kerja yang melibatkan pekerja dari Konsorsium BKP (Berkat Karunia Phala) – BRA (Bina Rekayasa Anugerah) di Yard kilometer 8 Kulim, Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. ​Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 16.00 WIB, Jumat (16/10).

Dalam keterangannya, Kapolsek Mandau AKP. I Made Pasek Saradahtam Bandesa mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian tersebut pada Sabtu (17/10).

“Setelah mendapat informasi, anggota langsung mendatangi lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP),” kata Kapolsek Mandau melalui siaran persnya, Minggu pagi (18/10).

Berdasarkan informasi yang diterima, insiden K3 di dunia perusahaan tersebut melibatkan dua pekerja yang berinisial ​BE (31) – Operator Crane, yang merupakan warga Desa Gunung Tua Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 03/Mandau Gencarkan Patroli Pencegahan Karhutla di Desa Buluh Manis

“Adapun yang kedua, yakni ​Zul IR (27) – Swamper, warga Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah,” tegasnya.

​Berdasarkan keterangan saksi berinisial BC di lokasi kejadian, insiden itu bermula saat unit crane sedang melakukan perpindahan (moving) dari Yard HO DSF PT PHR menuju ke Vendor Yard Km 8 Kulim, Desa Balai Makam.

​Setibanya di depan pintu masuk yard, Operator (BE) dan Swamper (Zul IR) menghentikan unit kendaraan untuk memastikan bodi crane tidak tersangkut pada bentangan kabel di atasnya.

​”Saat itu Swamper mengganjal atau menjolok kabel listrik PLN menggunakan kayu sepanjang kurang lebih 3 meter. Namun, kabel mengayun dan mengenai bodi crane hingga memicu percikan listrik,” terangnya.

Baca Juga :  Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Kasus Blackout Batam-Bintan, Kerugian Ditaksir Rp57,3 Miliar

​Sengatan atau percikan listrik mendadak tersebut membuat Operator dan Swamper terkejut hingga refleks melompat turun dari atas crane.

​Kondisi kedua korban stabil pasca-kejadian, kedua pekerja segera dievakuasi ke rumah sakit di wilayah Mandau untuk menjalani penanganan medis dan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

​Berdasarkan hasil rekam medis dari pihak rumah sakit, kedua korban tidak mengalami cedera berat dan dipastikan dalam kondisi stabil. Setelah menjalani masa observasi medis selama 1×24 jam, kedua korban telah diizinkan pulang ke rumah pada Sabtu (17/10).

“​Anggota Piket Polsek Mandau telah melakukan pendataan resmi serta pengambilan keterangan untuk kepentingan dokumentasi dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden keselamatan kerja tersebut,” tukasnya. (Bres)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles