23.3 C
New York
Selasa, Juni 25, 2024

Kabupaten Bengkalis di Zona Kuning COVID-19, Tim Satgas: Hari ini Bertambah 1 Kasus

CENTRALNEWS.ID, BENGKALIS – Secara umum, Kabupaten Bengkalis kini berstatus Zona Kuning alias rendah (minim) penularan atau penambahan kasus positif COVID-19. Hal ini dibuktikan dengan kian landainya data terbaru yang dirilis Satuan Tugas (Satgas), Minggu (3/10).

Sebagaimana dirilis periode hari ini, hanya ada penambahan satu kasus positif dari Kecamatan Bengkalis. Sementara 10 Kecamatan lainnya dinyatakan nihil alias tak adanya penambahan kasus (positif) aktif harian.

“Sampai hari ini, Kabupaten Bengkalis secara general (jeneral, red) berstatus Zona Kuning atau tergolong dalam area minim penularan virus Corona. Ingat ya, minim penularan, bukan berarti tidak ada,” kata Bupati Bengkalis, Kasmarni, S.Sos., M.MP melalui Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bengkalis, dr. Ersan Saputra, TH, Minggu sore.

Gerakan kompak, 5.000 warga divaksin COVID-19 | Foto: Bres

“Benar. Alhamdulillah, Keadaan semakin membaik. Biasanya selalu ada penambahan diatas tiga kasus per hari, sementara hari ini hanya bertambah satu kasus saja. Bila dilihat dari ritme diagramnya, penambahan kasus positif harian memang kian landai bahkan cenderung mendekati kata nihil,” imbuhnya.

Meski demikian, ia memimta seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan terutama mengenakan masker.

Selain itu, pemberian vaksin juga dianjurkan guna sesegera mungkin tercapainya kekebalan komunal atau Herd Immunity. “Prokes jangan lengah, tetaplh disiplin. Soal vaksin, kalau ada kesempatan, silahkan ikuti. Karena vaksin baik untuk meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh,” ujarnya.

“(Terkait PPKM) Karena kita berada di Zona Kuning maka status PPKM kita itu level II dan regulasi atau pelaksanaannya tetap mengacu pada instruksi pusat. Sampai saat ini tim Satgas tetap komit menjalankan tugas, seraya itu kita juga minta masyarakat untuk tetap disiplin prokes dalam kesehariannya,” pintanya.

Terpisah, Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si pun mengamini hal itu. Ia menegaskan, meski tren kasus positif di Negeri Junjungan kian melemah, ia tetap mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin.

Gerakan kompak, 5.000 warga divaksin COVID-19 | Foto: Bres

“Ada atau tidaknya penambahan kasus positif, kita harus dan tetap disiplin prokes. Jangan lelah dan abai, bila kita disiplin kita pasti bisa memastikan wilayah ini tetap kondusif,” tutur Riki.

“Intinya kembali ke kedisiplinan masyarakat menjalankan prokes. Kalau kita komitmen, kita pasti bisa beranjak dan bangkit maksimal dari belenggu wabah mendunia ini,” pungkasnya.(*)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles