22.2 C
New York
Senin, Juni 17, 2024

Harga Minyak Goreng Turun jadi Rp14 Ribu/Liter, Kecurangan bakal Disanksi Tegas

CENTRALNEWS.ID, RIAU – Kabar gembira datang dari sektor perdagangan di tanah air, dikabarkan harga minyak goreng turun menjadi Rp14 ribu/liter, Rabu (19/1).

Penurunan harga tersebut berlaku di berbagai ritel modern dan pusat perbelanjaan lainnya. Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI secara resmi menetapkan harga terbaru ini mulai hari Rabu lalu.

Semula, minyak goreng di pasaran dibanderol diatas Rp17 ribu/liternya. Namun kini, ketetapan diberlakukan dan menjadikan harga minyak turun pada angka Rp14 ribu per liternya. Harga minyak goreng Rp14 ribu ini dikemas dalam kemasan sederhana dan premium.

Sebagaimana dilansir dari Kontan.co.id, minyak goreng kemasan jeriken dengan ukuran 5 liter juga turun menjadi Rp70 ribu untuk berbagai merek. Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi mengungkapkan, harga minyak goreng turun menjadi Rp14 ribu per liter tak terbatas hanya untuk kemasan ekonomis. Harga tersebut juga berlaku untuk kemasan jeriken 25 liter.

“Oleh sebab itu pemerintah melalui Kementerian Perdagangan mengumumkan kebijakan minyak goreng satu harga, melalui kebijakan ini seluruh minyak goreng, baik kemasan premium maupun sederhana akan dijual setara Rp14 ribu per liter, atau semua jenis kemasan baik kualitas premium, maupun sederhana dengan ukuran mulai dari 1 liter sampai dengan jerigen 25 liter, diperuntukkan untuk kebutuhan rumah tangga, serta usaha mikro dan usaha kecil,” kata Luthfi kepada media secara virtual, Selasa (18/1).

Baca Juga :  Catat Pertumbuhan Laba Bersih 30%, Infomedia Kembangkan Teknologi 3A

Luthfi menjelaskan bahwa harga minyak goreng turun menjadi Rp14 ribu/liter ini sudah bisa diperdagangkan di pasar ritel modern yang berasosiasi dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Akan tetapi, untuk penjualan di pasar tradisional, Mendag memberikan penyesuasian waktu selama satu minggu agar harga minyak goreng juga bisa disesuaikan harganya menjadi Rp14 ribu/liter.

Luthfi menambahkan, terkait harga minyak goreng turun menjadi Rp 14.000, masyarakat tidak perlu panic buying. Pemerintah sudah menjamin ketersediaan minyak goreng kemasan sederhana dengan kuota 250 juta liter per bulannya.

Menurutnya, Pemerintah melalui badan pengelola dana perkebunan (BPBD KS) sudah menyiapkan dana sebesar 7,6 triliun yang akan digunakan untuk membiayai penyediaan minyak goreng kemasan bagi masyarakat sebesar 250 juta liter per bulannya atau setara 1,5 miliar liter per bulannya.

Baca Juga :  Lebih dari 4.000 Tiket Flash Sale dan Early Bird Sold Out dalam Sehari Pendaftaran Digiland Run

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu panic buying atau membeli secara berlebihan, karena pemerintah sudah menjamin bahwa pasokan dan stok minyak goreng Rp14 ribu/liter sudah pasti dapat mencukupi kebutuhan masyarakat, pemerintah,” jelasnya.

Rencana kebijakan harga minyak goreng Rp14 ribu/liter ini berlaku selama 6 bulan ke depan. Pada bulan Juni 2022, Kementerian Perdagangan akan mengevaluasi lagi kebijakan harga minyak goreng tersebut.

Sanksi untuk Kecurangan..

Kemendag Lutfi memastikan, akan terus mengawasi kebijakan harga minyak goreng Rp14 ribu/liter. Kemendag akan menindak tegas jika ada peritel moderen yang melanggar aturan harga minyak goreng Rp14 ribu/liter tersebut.

“Produsen yang tidak mematuhi ketentuan, akan dikenakan sanksi berupa pembekuan atau pencabutan izin. Kami mengingatkan pemerintah akan mengambil langkah yang sangat tegas,” ujar Lutfi.

Baca Juga :  Wujudkan Transformasi Digital, Telkom Terima 5.000 Beasiswa Google Career Certificates dari Google.

Bahkan, Mendag menegaskan bagi semua pihak yang melakukan kecurangan atau penyelewengan minyak goreng murah akan dibawa ke meja hijau. “Kami ingatkan kepada siapapun yang melakukan kecurangan atau melakukan apa pun tindakan melawan hukum, Pemerintah RI akan melanjutkan ke proses hukum,” lanjut dia.

Dengan adanya aturan baru ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau. Sementara, di sisi produsen tidak dirugikan karena selisih harga akan diganti oleh pemerintah.

“Itulah informasi harga minyak goreng hari ini. Ingat, jangan memborong minyak goreng meskipun harga mulai murah. Karena harga minyak goreng Rp14 ribu/liter akan berlaku setidaknya hingga Juni 2022,” pungkasnya. (Nat)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles