29.9 C
New York
Senin, Juli 22, 2024

Ditemukan Berlumur Bercak Darah, Jenazah Pria langsung Dibawa ke RSUD Mandau

CENTRALNEWS.ID, BATHIN SOLAPAN – Warga di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis geger dengan penemuan sesosok jenazah pria yang terbujur kaku di areal kanal kebun sawit, Rabu (10/11).

Pasca ditemukan, jenazah lelaki itu langsung dievakuasi oleh tim medis dan kepolisian sektor (Polsek) Mandau.

Saat diangkat dari air, jenazah pria malang ini tampak berlumur (diduga) bercak darah. Diduga bercak darah ini tampak di beberapa titik yang diduga sebagai luka bekas tusukan.

Proses evakuasi jenazah pria di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan | Foto: Bres

Noda diduga bekas cucuran darah tampak menetes dan menodai baju yang dikenakannya. Tampak melalui tangkapan gambar kamera awak media, sejumlah tubuh korban juga tampak diduga luka cukup serius dan dipenuhi noda darah.

Baca Juga :  Petugas Tangkap Sindikat Narkoba Internasional di Perairan Pongkar Kabupaten Karimun

Mulai dari areal leher, hidung dan dada tampak bercak darah yang diduga berasal dari luka di tubuh korban. Pasca ditemukan, jenazah langsung dibawa ke RSUD Mandau guna kepentingan autopsi oleh tim medis.

Proses evakuasi jenazah pria di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan | Foto: Bres

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kapolsek Mandau AKP. Jaliper LT, S.AP melalui Kanitreskrim IPTU. Firman, S.AP irit berkomentar. Termasuk terkait penyebab kematian, pun enggan dispekulasikan olehnya.

Ia hanya mengatakan bahwa korban telah dievakuasi ke RSUD Mandau guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

“Sedang ditangani oleh dokter spesialis di ruang pemulasaran jenazah RSUD Mandau. Keterangan lebih lanjut kita tunggu hasil pemeriksaan dokter saja, kita tak bisa menduga-duga,” singkat Firman.

Proses evakuasi jenazah pria di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan | Foto: Bres

Hingga berita ini diterbitkan, jenazah masih berada dan diperiksa oleh tenaga medis di RSUD Mandau. Di luar ruangan, tampak beberapa mengaku kerabat dan anggota keluarga korban tengah menanti kabar (hasil) pemeriksaan.

Baca Juga :  Kapolda Kepri Ultimatum Penambang Pasir Ilegal Untuk Menghentikan Aktifitasnya

“Kami kerabat korban, masih menunggu informasi dari dalam,” kata salah seorang wanita berumur 26 tahun yang enggan diberitakan identitasnya.(*)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles