29.8 C
New York
Sabtu, Mei 25, 2024

COVID-19 di Negeri Junjungan Jangkiti 8.893 Orang, 408 Jiwa Melayang

CENTRALNEWS.ID, BENGKALIS – Sejak melanda di Negeri Junjungan, Bengkalis tahun 2020 lalu, wabah pandemi COVID-19 dilaporkan telah menjangkiti sebanyak 8.893 orang sampai dengan hari ini, Kamis (14/10/2021).

Benar, virus mendunia ini terus menyebar dan akhirnya melandai pada akhir September 2021 lalu. Bupati Bengkalis, Kasmarni, S.Sos., M.MP melalui Kepala Dinas Kesehatan dr. Ersan TH sebagaimana diwakilkan Sekretaris Dinas drg. Sri Sadono Mulyatno, M.Han membenarkan hal itu.

Dijelaskannya pada tahun 2020 silam atau tepatnya pada masa awal perebakan virus di Bengkalis dan Riau secara umum, sebanyak 1.754 warga Kabupaten Bengkalis terpapar dengan rincian 1.706 orang sembuh dan 48 lainnya meninggal dunia.

“Tahun 2020 total kasus terkonfirmasi mencapai 1.754 orang. 1.706 sembuh, 48 meninggal,” kata drg. Sri Sadono sebagaimana akrab disapa drg. Ibeng, Kamis (14/10).

Berdasarkan data terbaru sampai periode 13 Oktober 2021, kata dia, turut terpapar sebanyak 7.139 orang dengan rincian 6.741 pasien sembuh dan 360 lainnya wafat.

Bila dirincikan, sejak tahun 2020 sampai 13 Oktober 2021 lalu total kasus terkonfirmasi mencapai 8.893 orang dengan rincian sebanyak 8.447 orang sembuh dan 408 jiwa meninggal dunia.

“Sampai hari ini masih ada 4 pasien yang dirawat. Dua orang di RSUD Bengkalis, dua lainnya di RS Permata Hati Duri,” ujarnya.

Terkait kasus aktif sampai detik ini mencapai 38 kasus dengan 34 orang yang menjalani isolasi mandiri. “34 Isoman, 4 rawat. Total 38 kasus aktif,” imbuhnya.

Ibeng menjelaskan, paparan wabah pandemi sejak beberapa waktu terakhir cenderung melandai alias menurun. Hal ini disinyalir sukses oleh beberapa indikator, mulai dari kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan (Prokes), mulai terwujudnya kekebalan komunal sempena Vaksinasi Massal, pemaksimalan kegiatan tim Satuan Tugas (Satgas) dengan berbagai Posko PPKM serta komitmen pemerintah dalam menekan laju penularan virus yang telah merenggut jutaan jiwa warga dunia ini.

“Dan sampai saat ini, wabah masih berlangsung namun kasusnya menurun. Meski demikian, tetaplah disiplin dan komit menjalankan prokes. Ssmoga kedepan jauh lebih baik,” tukasnya.(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles