10.1 C
New York
Minggu, April 19, 2026

Arus Balik Membludak, Ratusan Kendaraan Antre Panjang di Pelabuhan Mangkapan Tanjung Buton

CENTRALNEWS.ID, SIAK – Lonjakan arus balik Lebaran membuat antrean kendaraan di Pelabuhan Mangkapan, Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Provinsi Riau membludak,
Minggu (29/3/2026).

Ratusan kendaraan tampak mengular panjang memenuhi area pelabuhan hingga ke jalur masuk dermaga, menunggu giliran naik kapal RoRo tujuan Batam dan Tanjung Balai Karimun.

Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean kendaraan terdiri dari mobil pribadi, minibus, hingga kendaraan niaga.

Para calon penumpang yang membawa kendaraan terlihat memadati area pelabuhan sambil menunggu panggilan untuk masuk ke kapal.

Tidak sedikit dari mereka yang harus menunggu berhari-hari.

Bahkan sebagian pengendara mengaku sudah berada di antrean selama empat hingga lima hari agar bisa menyeberang menggunakan kapal RoRo.

Baca Juga :  Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 337 Ponsel di Dalam Truk Senilai Rp3,7 Miliar

Sebagian besar penumpang yang mengantre merupakan pemudik yang hendak kembali bekerja atau menetap di wilayah Kepulauan Riau.

Mereka datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara, seperti Tarutung, sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Dumai, serta beberapa kabupaten lain di Provinsi Riau.

Banyak di antara mereka membawa kendaraan pribadi yang juga memuat anggota keluarga.

Kondisi ini membuat kapasitas pelabuhan dan kapal RoRo menjadi terbatas dibandingkan jumlah kendaraan yang terus berdatangan.

Salah satu pengendara, Yunus, mengaku sudah menunggu selama empat hari di area pelabuhan untuk mendapatkan giliran naik kapal.

“Sudah empat hari kami antre di sini. Mau balik ke Batam bawa keluarga. Mau tidak mau harus sabar menunggu karena antreannya sangat panjang,” ujarnya.

Baca Juga :  Serka Alinaspi Suluhkan Nilai Luhur Pancasila di Kalangan Pelajar di Kelurahan Babussalam - Duri

Hal serupa disampaikan Dedi Manurung, warga yang datang dari Tarutung.

Ia mengatakan sudah beberapa hari berada di antrean bersama keluarganya.

“Kami dari Tarutung, perjalanan jauh. Sampai di sini ternyata harus menunggu lagi beberapa hari. Mudah-mudahan segera dapat giliran naik kapal,” katanya.

Keluhan juga disampaikan Deni, pengendara lain yang menilai lonjakan kendaraan saat arus balik seharusnya sudah diantisipasi dengan menambah armada kapal.

“Kalau bisa ditambah kapal atau jadwal keberangkatan. Banyak orang membawa kendaraan dan keluarga, jadi antreannya sangat panjang,” ungkapnya.

Sementara itu, Meri, salah satu penumpang yang juga menunggu keberangkatan, berharap fasilitas dan pengaturan antrean di pelabuhan dapat diperbaiki.

“Kasihan juga banyak yang membawa anak-anak harus menunggu lama di sini. Semoga ke depan pelayanannya bisa lebih baik,” tuturnya.

Baca Juga :  Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam

Lonjakan kendaraan di Pelabuhan Mangkapan Tanjung Buton diperkirakan masih akan berlangsung selama beberapa hari ke depan seiring tingginya arus balik masyarakat menuju wilayah Kepulauan Riau.(dkh)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles