CENTRALNEWS.ID, DURI – Turnamen Futsal Bermasa Cup II tahun 2026 resmi dimulai dengan penuh semangat di Lapangan Konig Futsal, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Selasa (03/11).
Tidak tanggung-tanggung, turnamen antarpelajar tingkat SD, SMP, dan SMA ini tidak hanya melibatkan tim-tim kebangaan asal Kecamatan Mandau saja, tetapi juga mempertemukan tim-tim hebat dari wilayah Pinggir, Bathin Solapan, hingga Talang Muandau.
Acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh tokoh-tokoh penting daerah, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, Camat Mandau, Riki Rihardi, Ketua TP-PKK Kecamatan Mandau, Ketua MKKS SMA, serta Korwilcam Kecamatan Mandau yang bersama-sama melakukan prosesi pembukaan turnamen.

Membangun Generasi Muda yang Produktif dan Berkarakter..
Dalam sambutannya, Camat Mandau Riki Rihardi memberikan apresiasi tinggi atas luar biasanya antusiasme para pelajar yang memadati arena pertandingan.
Menurutnya, ajang ini merupakan langkah strategis untuk mengarahkan energi positif para pemuda.
”Turnamen ini merupakan salah satu cara kita untuk meningkatkan produktifitas pemuda agar generasi muda, khususnya di Kecamatan Mandau, Pinggir, Bathin Solapan, dan Talang Muandau, semakin produktif. Melalui semangat ini, ke depannya diharapkan generasi muda kita mampu membangun Kabupaten Bengkalis menjadi negeri yang semakin bermarwah, maju, dan sejahtera,” ungkap Riki dengan penuh optimisme.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha menegaskan bahwa esensi dari turnamen ini jauh melampaui sekadar perebutan trofi juara.

”Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga wadah pembentukan karakter, membangun mental juara, mempererat persaudaraan, serta menjauhkan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif,” ujar Septian.
Ia juga memuji inisiatif Pemerintah Kecamatan Mandau yang telah menyediakan ruang bagi anak-anak muda menyalurkan bakatnya. Septian berharap kegiatan positif seperti ini tidak berhenti di sini saja, melainkan terus berlanjut menjadi agenda pembinaan olahraga rutin setiap tahunnya.
”Jangan sampai anak-anak kita memiliki bakat yang luar biasa, tetapi tidak mempunyai wadah untuk mengembangkannya,” pungkasnya. (Bres)

