20.6 C
New York
Selasa, Oktober 6, 2026

Bupati Nizar Pantau Langsung Penanganan Karhutla di Kudung, 81 Hektare Lahan Terdampak

CENTRALNEWS.ID, LINGGA – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Kudung, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, terus dilakukan. Bupati Lingga M. Nizar turun langsung ke lokasi untuk melihat perkembangan pemadaman dan memastikan proses pendinginan berjalan optimal, Kamis sore (24/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Nizar didampingi Maratusholiha serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lingga. Kehadiran mereka di lokasi sekaligus untuk melihat kondisi para personel yang masih melakukan penanganan di kawasan terdampak.

Karhutla di Desa Kudung dilaporkan telah melanda lebih dari 81 hektare kawasan hutan dan lahan. Kebakaran mulai terjadi sejak 22 Agustus 2026 dan proses penanganannya tidak mudah karena sebagian titik berada cukup jauh di dalam kawasan hutan.

Medan yang sulit dijangkau menjadi salah satu kendala utama bagi petugas. Kondisi tersebut semakin kompleks karena sebagian kawasan yang terbakar merupakan lahan gambut. Bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah dan kembali muncul meski kobaran api di permukaan telah berhasil dipadamkan.

Cuaca panas dan kering yang terjadi saat ini juga turut memengaruhi proses penanganan. Kondisi tersebut membuat petugas harus melakukan pemadaman sekaligus pendinginan secara berulang guna memastikan tidak ada bara yang masih tersisa.

Baca Juga :  Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Saat melakukan pengecekan, Bupati Nizar tidak menemukan adanya titik api aktif di kawasan yang ditinjau. Namun, asap masih terlihat mengepul dari beberapa bagian lahan bekas terbakar. Hal ini membuat proses pendinginan tetap dilakukan secara intensif sebagai langkah antisipasi agar api tidak kembali menyala.

Sebelum menuju lokasi kebakaran, Bupati Nizar terlebih dahulu mendampingi Kapolres Lingga AKBP Ahmad Andi Suryadi, S.H., S.I.K., M.M., dalam kegiatan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Kudung.

Usai kegiatan tersebut, Bupati bersama Kepala Desa Kudung dan sejumlah unsur Forkopimda bergerak menuju kawasan yang terdampak Karhutla. Kapolsek Daik dan unsur terkait lainnya juga turut dalam peninjauan tersebut.

Di lokasi, Bupati Nizar menyempatkan diri berinteraksi dengan para personel yang tengah melakukan penyemprotan dan pendinginan. Ia memberikan semangat sekaligus melihat secara langsung kondisi kawasan yang telah terdampak kebakaran.

Tidak hanya meninjau kondisi lapangan, Bupati Nizar juga melakukan komunikasi dengan Deputi Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, S.I.P., M.Si. Pembahasan tersebut berkaitan dengan kebutuhan penanganan Karhutla di Kabupaten Lingga, termasuk dukungan Dana Siap Pakai (DSP), sarana dan prasarana, serta kebutuhan operasional lainnya.

Baca Juga :  Berselimut Kabut Asap, Kualitas Udara di Duri Tercatat dalam Level 'Tidak Sehat'

Koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat penanganan Karhutla, terutama mengingat karakteristik kawasan gambut yang membutuhkan metode pemadaman dan pendinginan berbeda serta dukungan peralatan yang memadai.

Dalam rangkaian kegiatan itu, Bupati Nizar bersama unsur yang hadir juga mengikuti doa selamat dan makan nasi pulut kuning. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari doa dan ikhtiar bersama agar penanganan Karhutla berjalan lancar dan Kabupaten Lingga terhindar dari bencana serupa.

Bupati Nizar menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel dan pihak yang telah bekerja dalam menangani kebakaran di Desa Kudung.

“Terima kasih kepada seluruh personel dan semua pihak yang sudah bekerja keras dalam penanganan Karhutla ini. Kita tentu berharap kondisi ini dapat segera benar-benar selesai dan tidak kembali muncul titik api,” ujar Nizar.

Menurutnya, penanganan kebakaran di kawasan gambut membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Meskipun kobaran api telah berhasil dikendalikan, proses pendinginan harus tetap dilakukan untuk memastikan bara yang berada di bawah permukaan tidak kembali memicu kebakaran.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 03/Mandau Tajak Patroli Pencegahan Karhutla Intensif di Kelurahan Duri Barat

Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan Karhutla di Desa Kudung, di antaranya personel Batalyon 849/TP Beladau Sakti, Polsek Daik, Koramil, Posal, BPBD Kabupaten Lingga, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lingga, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Sungai Pinang, PT CSA, masyarakat serta unsur lainnya.

Sinergi lintas sektor tersebut terus dilakukan, baik dalam proses pemadaman maupun pendinginan. Langkah ini penting untuk memastikan bara yang masih mungkin tersimpan di lapisan gambut dapat ditangani secara menyeluruh.

Pemerintah Kabupaten Lingga juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya ketika kondisi cuaca panas dan kering. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di kawasan hutan maupun lahan.

Dengan penanganan bersama dan koordinasi yang terus diperkuat, Karhutla di Desa Kudung diharapkan dapat segera dituntaskan. Pemerintah juga berharap kondisi lingkungan dapat kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman.(men)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles