17.5 C
New York
Rabu, September 16, 2026

Lima Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, PWI Kepri Kirim Doa dan Harapan

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Suasana haru menyelimuti Graha PWI Kepri, Komplek Ruko Purimas, Batam Center, Minggu (13/9/2026). Sejumlah wartawan dan pimpinan media berkumpul bukan untuk membahas berita, melainkan menundukkan kepala dalam doa bagi delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian.

Lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut dilaporkan hilang kontak saat menjalankan tugas jurnalistik untuk memantau aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Memasuki hari keenam pencarian, keberadaan mereka belum diketahui.

Doa bersama yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri menjadi wujud solidaritas sekaligus dukungan moral kepada para jurnalis, kru kapal, dan keluarga yang masih menanti kabar keselamatan orang-orang yang mereka cintai.

Delapan orang tersebut diketahui berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Rombongan bergerak menuju kawasan perairan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi.

Komunikasi terakhir dengan rombongan terjadi pada sore hari. Sekitar pukul 14.42 WIB, salah seorang jurnalis masih sempat menyampaikan informasi mengenai posisi mereka kepada rekan sesama jurnalis di Lampung.

Baca Juga :  Prajurit Koramil 03/Mandau Gencarkan Patroli Pencegahan Karhutla di Jalan Rangau Duri

Tak lama berselang, sekitar pukul 15.04 WIB, Muhammad Bagus Khoirunnas, jurnalis Kantor Berita ANTARA, tidak lagi dapat dihubungi.

Harapan sempat kembali muncul sekitar pukul 16.00 WIB. Heriyanto, pemandu wisata yang berada di atas kapal, diketahui sempat mengirimkan foto kepada istrinya sekaligus memberi kabar bahwa rombongan berada di sekitar Gunung Anak Krakatau dan dalam kondisi aman.

Namun, kabar tersebut menjadi komunikasi terakhir dari rombongan.

Setelah itu, tidak ada lagi pesan maupun komunikasi yang diterima. Rombongan juga tidak kunjung kembali ke daratan sehingga keluarga dan pihak media kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.55 WIB.

Upaya pencarian dan pertolongan pun dilakukan untuk menemukan kedelapan orang tersebut.

Lima jurnalis yang berada dalam rombongan masing-masing Muhammad Bagus Khoirunnas, pewarta foto ANTARA Biro Banten; Arie Basuki, pewarta foto senior Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, jurnalis iNews; Firdaus Wajidi, jurnalis visual Anadolu Agency; serta Donal Husni, jurnalis lepas.

Baca Juga :  Prajurit Koramil 03/Mandau Gencarkan Patroli Pencegahan Karhutla di Kelurahan Pematang Pudu

Sedangkan tiga kru kapal yang turut dinyatakan hilang yakni Warta selaku kapten atau nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu wisata.

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengatakan, doa bersama tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian dan harapan agar seluruh jurnalis serta kru kapal segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Menurut pria yang akrab disapa Cak Iban tersebut, keluarga para korban tentu berada dalam situasi penuh kecemasan karena hingga saat ini masih menunggu kepastian mengenai keberadaan anggota keluarga mereka.

“Kita semua bisa merasakan betapa sedihnya keluarga teman-teman kita yang belum ditemukan hingga saat ini,” ujar Saibansah.

Ia berharap proses pencarian yang masih berlangsung dapat segera menemukan titik terang dan membawa kabar baik bagi seluruh keluarga.

Saibansah juga menyinggung risiko yang dihadapi wartawan ketika menjalankan tugas di lapangan. Menurutnya, jurnalis dituntut hadir di lokasi peristiwa agar masyarakat mendapatkan informasi secara cepat dan aktual.

Baca Juga :  Polsek Mandau Ringkus 2 Pria di Kelurahan Air Jamban, 8 Paket Diduga Sabu Disita

Namun, di balik tuntutan profesi tersebut, keselamatan para jurnalis tetap menjadi prioritas.

“Ketika yang lain menghindari bencana, jurnalis justru mendatangi. Bukan karena kami tidak takut, tapi karena kami ingin mengabarkan informasi terbaru untuk masyarakat,” katanya.

Doa bersama tersebut dipimpin wartawan senior Candra Pusponegoro. Sejumlah tokoh dan insan pers turut hadir, di antaranya Ketua Dewan Penasihat PWI Kepri Marganas Nainggolan, Ketua Departemen Budaya PWI Pusat Ramon Damora, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Kepri Anwar Saleh, serta sejumlah pimpinan media.

Hadir pula Pengurus PWI Pusat Denni Risman dan Wakil Sekretaris Muhammad Ikhsan, anggota Dewan Penasihat Emerson Tahitoran, Agnes Dhamayanti, Edhie Sabhara, Faisal, Arman Rangkuti, serta jajaran pengurus dan anggota PWI lainnya.

Di tengah suasana penuh keprihatinan tersebut, doa dan harapan terus dipanjatkan agar proses pencarian segera membuahkan hasil. Bagi keluarga dan rekan-rekan seprofesi, satu kabar baik tentang keselamatan delapan orang yang masih hilang menjadi harapan yang terus dinantikan.(bur)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles