21.8 C
New York
Senin, Mei 18, 2026

Wali Kota Batam Terima LHP BPK, Amsakar Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Penuntasan TBC

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja terkait efektivitas upaya penuntasan Tuberkulosis (TBC) yang dilaksanakan Pemerintah Kota Batam.

Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau di Kantor BPK Kepri, Batamcentre, Selasa (3/2/2026).

Penyerahan LHP ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Kepala BPK RI Perwakilan Kepri, Emmy Mutiarini, serta Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin.

Dalam kesempatan itu, Amsakar turut didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas pemeriksaan kinerja yang dilakukan BPK RI.

Baca Juga :  Jelang Pencoblosan Ketua RT 002 Tiban Palem, Panitia Ajak Warga Gunakan Hak Pilih

Menurutnya, audit tersebut memberikan masukan strategis bagi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola dan efektivitas penanganan TBC di Batam.

“Melalui pemeriksaan ini, kami memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, mulai dari penyusunan peta jalan atau rencana aksi, penguatan kelembagaan khusus penanganan TBC, hingga optimalisasi pemantauan pengobatan pasien di lapangan,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan bahwa percepatan penuntasan TBC merupakan bagian dari prioritas nasional, sejalan dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor kesehatan.

Lebih lanjut, Amsakar mengungkapkan bahwa tindak lanjut atas rekomendasi BPK telah mulai dilakukan.

Salah satunya dengan menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwako) sebagai landasan hukum penguatan program penanggulangan TBC di Kota Batam.

Baca Juga :  Warga Antusias Nyoblos, Wigiyanti Unggul Dalam Pemilihan RT 002 Tiban Palem

“Saya sudah menginstruksikan agar regulasi tersebut segera disusun. Setelah itu, fokus utama kita adalah memastikan pelaksanaannya berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Amsakar optimistis, melalui sinergi antara Pemerintah Kota Batam, DPRD, serta pengawasan berkelanjutan dari BPK, angka kasus TBC di Batam dapat ditekan secara signifikan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Kepri, Emmy Mutiarini, menjelaskan bahwa Kota Batam dipilih sebagai objek pemeriksaan kinerja tematik nasional karena memiliki karakteristik wilayah yang strategis sekaligus berisiko tinggi terhadap penyebaran TBC.

“Batam merupakan daerah dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di Kepulauan Riau dan menjadi pusat mobilitas transportasi, baik domestik maupun internasional. Kondisi ini menjadikan Batam rentan terhadap penyebaran penyakit menular. Di sisi lain, secara global Indonesia masih menempati peringkat kedua jumlah kasus TBC terbanyak di dunia,” jelas Emmy.(mzi)

Baca Juga :  Pemilihan Ketua RT 002 Tiban Palem Masuk Tahap Kampanye, Wigiyanti dan Baroni Siap Ambil Hati Warga

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles