16 C
New York
Selasa, April 28, 2026

Tunggu 45 Menit Baru Dapatkan BBM, Antrean Panjang Kendaraan di SPBU Poros

CENTRALNEWS.ID, KARIMUN – Kendaraan yang ingin mengisi bahan bakar minyak (BBM) harus ikut antre di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Poros, Kabupaten Karimun, Rabu (20/4/2022).

Setiap kendaraan harus rela menunggu 30 hingga 45 menit untuk mendapatkan BBM di SPBU.

Dari pantauan di lapangan terlihat sejumlah sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk, sedang menunggu giliran untuk mengisi BBM.

Sinar matahari yang menyengat terasa, tidak dihiraukan, bahkan tidak menjadi penghalang bagi pembeli yang rela antre untuk mendapatkan BBM.

“Biasanya menjelang lebaran nanti stok kosong, kalau beli di kios-kios kecil mahal. Mending antre aja di SPBU,” ujar Chintya, salah satu warga yang ikut antre.

Baca Juga :  MEG Gaungkan Kolaborasi Hijau dan Pemberdayaan UMKM di Hari Bumi Rempang 2026

Tidak hanya itu, salah satu sopir truk, Mail juga mengungkapkan panjangnya antrean disebabkan SPBU Poros Karimun yang terdekat dari lokasi tempat tinggalnya.

“Sebenarnya kalau SPBU yang di Sungai Raya buka, pastinya SPBU Poros tak menyebabkan antre yang panjang seperti ini,” tambahnya.

Masyarakat yang antre tersebut diperkirakan akan menunggu selama kurang lebih 30 hingga 45 menit untuk mendapat giliran pengisian BBM oleh petugas SPBU tersebut.

Namun, masyarakat Karimun tidak perlu khawatir akan ketersediaan stok BBM di SPBU Poros Karimun tersebut.

Hal ini di sampaikan langsung oleh Operasional SPBU Poros Karimun yakni Hendri, pihaknya menyebut baru melakukan pembongkaran BBM.

“Stok SPBU saat ini masih dalam kondisi aman, karena stok kita baru masuk dan lagi dalam proses pembongkaran,” ujar Hendri.

Baca Juga :  Serda Zulkarnain Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Wabah PMK di Kelurahan Gajah Sakti

Diketahui, SPBU Poros Karimun ini melayani pembelian BBM seperti Pertalite, Bio Solar, Pertamax Turbo, dan Dexlite.

Dimana untuk Pertalite yang di banderol Rp 7.650 dan Bio Solar Rp 5.150, kini merupakan jenis BBM bersubsidi yang diberikan Pertamina.

Sedangkan Dexlite yang di banderol Rp 13.550 dan Pertamax Turbo di banderol Rp 15.100 yakni jenis BBM Non-subsidi.

Disinggung akan kebutuhan masyarakat Kabupaten Karimun untuk memenuhi BBM, pihaknya tidak menyebut secara terperinci dan pasti.

“Kalau untuk jumlah kebutuhan di Karimun, mohon maaf kita tidak bisa menafsirkan,” tambahnya.

Sementara, untuk mencegah kelangkaan atau kekosongan stok BBM di SPBU Poros Karimun ini, pihaknya telah mengeluarkan kebijakan dengan tegas.

Baca Juga :  Tajak Gotong Royong, Satgas TMMD Komitmen Jaga Kebersihan di Lingkungan Kerja

“Untuk antisipasi kekosongan stok menjelang lebaran kita upayakan pembeliannya akan kita maksimalkan. Satu orang tidak boleh lebih membeli dua kali,” tegasnya.(kim)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles