16.5 C
New York
Minggu, September 24, 2023

Terduga Pembunuh Eks Pegawai Chevron dan Buruh Toko Bangunan Diringkus Polres Bengkalis

CENTRALNEWS.ID, DURI – Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis dikabarkan berhasil membekuk terduga pelaku pembunuhan seorang pria yang jasadnya ditemukan di Kilometer (Km) 23 Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan beberapa waktu lalu.

Terduga pembunuh Eks (Mantan) pegawai PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) itu berhasil diringkus pasca ditemukannya korban dan satu unit kendaraan jenis pick up merek Mitsubishi L300 warna hitam beberapa waktu lalu.

Selain terduga pembunuh mantan karyawan Chevron, petugas juga dikabarkan berhasil meringkus sejumlah tersangka lainnya yang diduga tersangkut dalam kasus penikaman seorang karyawan (buruh) Toko Bangunan di jalan Subrantas, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau – Duri.

Baca Juga :  TMMD Kodim 0318/Natuna, Warga dan Prajurit Bangun Drainase di Desa Selemam

Kapolres Bengkalis, AKPB. Hendra Gunawan, SIK., MT | Foto: Bres

Informasi terkait penangkapan terhadap para terduga pelaku ini tak ditepis Kapolres Bengkalis, AKBP. Hendra Gunawan, SIK., MT kala dikonfirmasi tim CentralNews.id di areal Kantor Kecamatan Mandau.

Baca Juga :  Ansar Sebut PSMM Tanjungpinang Punya Peran Strategis Meminimalisir Pengaruh Negatif

Usai mendampingi Bupati Bengkalis Kasmarni, ia menyebut bahwa para pelaku dari dua dugaan kasus pembunuhan itu telah diamankan dan ditahan.

“Benar, sudah kita amankan. Terkait dua kasus,” kata AKBP. Hendra.

Dugaan kasus pembunuhan terhadap seorang buruh Toko Bangunan di jalan Subrantas – Duri | Foto: Bres

“Pertama, dugaan kasus pembunuhan di jalan Subrantas – Duri. Kedua, yang baru-baru ini terjadi, (yang) jasad korbannya ditemukan di kanal sawit Desa Petani,” imbuhnya.

Disinggung terkait identitas para pelaku dan lokasi penangkapan, ia enggan melanjutkan. “Nanti saja. Sekalian dirilis semua ya. Biar sama-sama jelas informasi dan kronologisnya. Intinya sudah diamankan, kita harap dengan gerak cepat tim di lapangan, ketentraman, keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat bisa lebih terjaga. Itu dulu ya, nanti tunggu rilis lengkapnya,” pungkasnya.(Bres)

Related Articles

Stay Connected

22,921FansSuka
3,871PengikutMengikuti
PelangganBerlangganan

Latest Articles