13.3 C
New York
Jumat, Oktober 30, 2026

Tangani Krisis Sampah, Pansus DPRD Batam Himpun Masukan dari Berbagai Pihak

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2013 mengenai Pengelolaan Sampah. Salah satu langkah yang ditempuh yakni menggelar rapat bersama serta Focus Group Discussion (FGD) dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, dan perwakilan masyarakat, Selasa (2/6/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Pansus, Muhammad Rudi, ST, didampingi anggota Pansus DPRD Kota Batam. Forum ini menjadi wadah untuk menghimpun berbagai pandangan dan masukan sebagai bahan penyempurnaan substansi Ranperda sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Dalam paparannya, Muhammad Rudi menegaskan bahwa persoalan sampah di Kota Batam kini membutuhkan langkah penanganan yang lebih serius dan menyeluruh. Menurutnya, regulasi yang tengah disusun harus mampu menjawab berbagai persoalan mulai dari pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga hingga proses akhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Baca Juga :  Bupati Cen Sui Lan Paparkan Pelunasan Utang Rp69,95 Miliar, Saldo Kewajiban Pemkab Natuna Kini Nihil

“Persoalan sampah menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Batam. Karena itu, kami berharap perubahan Perda ini dapat menjadi landasan hukum yang kuat untuk mendukung terwujudnya Batam yang bersih, tertata, dan nyaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, revisi Perda Pengelolaan Sampah tidak hanya bertujuan memperbarui regulasi, tetapi juga menghadirkan sistem pengelolaan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu mengakomodasi perkembangan kebutuhan daerah. Selain itu, keterlibatan masyarakat, dunia usaha, hingga instansi terkait dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi aturan tersebut.

Menurut Rudi, pengelolaan sampah merupakan persoalan yang kompleks sehingga tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Diperlukan kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan agar solusi yang dihasilkan benar-benar dapat diterapkan secara optimal.

Baca Juga :  Jamaah Umrah Samira Travel Bertolak dari Batam, Nikmati Layanan VIP Sebelum ke Tanah Suci

“Permasalahan sampah memang tidak sederhana. Namun apabila seluruh pihak memiliki komitmen dan bekerja bersama dengan semangat yang sama, saya optimistis Batam dapat menjadi kota yang bersih, asri, dan lebih nyaman untuk dihuni,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai keberhasilan pengelolaan sampah akan memberikan dampak luas, tidak hanya terhadap kualitas lingkungan, tetapi juga pada peningkatan daya saing daerah. Kota yang bersih dan tertata diyakini mampu menarik lebih banyak wisatawan maupun investor, sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Ketika Batam menjadi kota yang bersih dan indah, tentu akan semakin banyak orang yang datang berkunjung maupun berinvestasi. Dampaknya akan dirasakan langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Baca Juga :  Camat Nongsa Apresiasi Kunjungan UiTM Malaysia, Dorong Pelestarian Mangrove dan Pariwisata

Melalui rapat dan FGD tersebut, Pansus DPRD Kota Batam berharap memperoleh berbagai masukan konstruktif dari seluruh peserta. Seluruh saran dan rekomendasi akan menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan Ranperda agar regulasi yang dihasilkan mampu menjadi pijakan hukum yang kuat dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan di Kota Batam.(ham)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles