15 C
New York
Minggu, Mei 31, 2026

Stabilitas Diutamakan, BI Optimistis Ekonomi 2026 Tumbuh Hingga 5,7 Persen

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18–19 Februari 2026 memutuskan mempertahankan BI-Rate di level 4,75%. Suku bunga Deposit Facility tetap 3,75% dan Lending Facility 5,50%.

Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global, sekaligus memastikan inflasi 2026–2027 tetap terkendali dalam kisaran 2,5±1%. BI juga membuka ruang penurunan suku bunga lanjutan jika kondisi memungkinkan.

Rupiah dan Inflasi Tetap Terkendali

Nilai tukar Rupiah pada 18 Februari 2026 berada di Rp16.880 per dolar AS. BI menilai level tersebut masih sejalan dengan fundamental ekonomi. Inflasi Januari 2026 tercatat 3,55% (yoy), sementara inflasi inti tetap rendah di 2,45% (yoy).

Baca Juga :  PLN Batam Sabet TOP CSR Awards 2026, Bukti Nyata Komitmen Sosial dan Lingkungan

Ke depan, BI optimistis inflasi tetap terjaga dan Rupiah stabil didukung cadangan devisa yang kuat sebesar 154,6 miliar dolar AS.

Ekonomi Nasional Tumbuh Solid

Ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2025 tumbuh 5,39% (yoy), lebih tinggi dari triwulan sebelumnya. Sepanjang 2025, pertumbuhan mencapai 5,11%. Untuk 2026, BI memproyeksikan pertumbuhan berada di kisaran 4,9–5,7%.

Kinerja ini ditopang konsumsi rumah tangga, investasi, serta stimulus fiskal pemerintah.

Kredit dan Likuiditas Terjaga

Pertumbuhan kredit Januari 2026 mencapai 9,96% (yoy). Likuiditas perbankan tetap kuat dengan rasio kecukupan modal (CAR) 25,89% dan rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga rendah di 2,05% (bruto).

BI terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penurunan suku bunga kredit dan mempercepat pembiayaan sektor prioritas.

Baca Juga :  Penuh Haru dan Kebanggaan, SMPN 20 Batam Lepas Angkatan XXI Siap Menatap Masa Depan

Transaksi Digital Melonjak

Transaksi pembayaran digital pada Januari 2026 tumbuh 39,65% (yoy) menjadi 4,79 miliar transaksi. Transaksi QRIS bahkan melesat 131,47% (yoy). Infrastruktur sistem pembayaran seperti BI-FAST dan BI-RTGS juga mencatat peningkatan volume transaksi.

Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H, BI memastikan kesiapan sistem pembayaran serta ketersediaan uang tunai melalui program SERAMBI 2026.(dkh)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles