28.1 C
New York
Sabtu, Mei 25, 2024

Sempat Anjlok, Harga Sawit di Riau kembali Meroket. Kini Dibanderol Rp3.621/Kg

CENTRALNEWS.ID, RIAU – Sempat anjlok, kini Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kembali meroket. Terhitung periode 2 – 8 Februari 2022, harga jual-beli komoditi perlebunan ini dilaporkan naik, Kamis (3/2).

Kepala dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, siklus kenaikkan harga terjadi pada setiap kelompok umur kelapa sawit dengan jumlah kenaikkan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 – 20 tahun sebesar Rp88,03/Kilogram atau mencapai 2,49 persen (%) dari harga minggu lalu.

“Naik 2,49%, maka harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp3.621,84/Kg,” kata Zulfadli.

Ia mengatakan, kenaikan harga TBS ini ditenggarai faktor internal dan faktor eksternal. Pada sisi internal, naiknya harga TBS disebabkan oleh kenaikkan harga jual crude palm oil (CPO) dan Kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Baca Juga :  Telkomsat dan Starlink Tandatangani Kerja Sama Layanan Segmen Enterprise di Indonesia

Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp236,50/Kg dari harga minggu lalu, Sinar Mas Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp220,45/Kg, PT. Asian Agri mengalami kenaikan sebesar Rp221,30/Kg.

“Sedangkan untuk harga jual Kernel, di PT Asian Agri Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp745,00/Kg dari minggu lalu,” ujarnya.

Adapun faktor eksternal ditenggarai naiknya harga komoditas minyak sawit mentah pada perdagangan pagi ini. Pekan lalu, harga CPO ditutup di MYR 5.633/Ton atau naik 3,47% secara harian dan tercatat naik 61,26% secara tahunan (YoY). Diketahui, harga CPO pekan ini dapat menguji titik Resistance di MYR 5.676/Ton dan diprediksi naik pada kisaran MYR 5.749-5.794/Ton.

Baca Juga :  Telkomsat dan Starlink Tandatangani Kerja Sama Layanan Segmen Enterprise di Indonesia

Harga CPO sendiri tembus di atas titik resistance yang mengkonfirmasi tren naik. Sementara itu, jika harga CPO menembus harga di bawah titik Support di MYR 5.608/Ton, maka harganya bisa anjlok lebih dalam pada rentang MYR 5.484-5.558/Ton.

Meski demikian, masih katanya, analis Reuters memprediksikan harga CPO akan terus naik. Kebijakan yang dilakukan pemerintah Indonesia mengenai pembatasan ekspor minyak sawit sepertinya masih berimbas kepada harga CPO dunia.

“Indonesia menyumbang setidaknya sekitar 59% pasokan minyak sawit dunia. Indonesia juga penyumbang energi lain seperti Nikel, Batu Bara dan Tembaga,” ujarnya.

Berikut hasil penetapan harga TBS kelapa sawit Provinsi Riau, nomor 5 tahun 2022 periode 2 – 8 Februari:

  1. Umur 3 tahun (Rp2.705,40)
  2. Umur 4 tahun (Rp2.916,70)
  3. Umur 5 tahun (Rp3.172,93)
  4. Umur 6 tahun (Rp3.247,25)
  5. Umur 7 tahun (Rp3.373,99)
  6. Umur 8 tahun (Rp3.465,54)
  7. Umur 9 tahun (Rp3.542,53)
  8. Umur 10 – 20 tahun (Rp3.621,84)
  9. Umur 21 tahun (Rp 3.476,11)
  10. Umur 22 tahun (Rp3.459,61)
  11. Umur 23 tahun (Rp3.445,86)
  12. Umur 24 tahun (Rp3.308,38)
  13. Umur 25 tahun (Rp3.232,76). (Bres)

 

Baca Juga :  Telkomsat dan Starlink Tandatangani Kerja Sama Layanan Segmen Enterprise di Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles