16.4 C
New York
Kamis, November 5, 2026

Respons Cepat Laporan Warga, Amsakar Turun Tangan Bantu Tiga Anak di Bengkong Sadai Bisa Sekolah

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Laporan masyarakat melalui media sosial terkait tiga anak yang belum mendapatkan akses pendidikan di kawasan Bengkong Sadai, Batam, langsung mendapat perhatian Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Amsakar bahkan mendatangi langsung kediaman keluarga tersebut pada Selasa (3/11/2026), untuk memastikan kondisi ketiga anak sekaligus mencari jalan keluar agar mereka bisa segera memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan.

Dalam kunjungan itu, Amsakar bertemu dengan Anton Hasibuan, ayah dari ketiga anak yang masing-masing berusia 5, 7, dan 8 tahun. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog untuk menggali kondisi keluarga serta mengetahui berbagai kendala yang selama ini menyebabkan anak-anak tersebut belum bersekolah.

Amsakar mengatakan, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Kondisi ekonomi maupun persoalan sosial keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Baca Juga :  Tekan Inflasi dan Jaga Pasokan Pangan, Amsakar Dorong Gerakan Urban Farming di Batam

“Anak-anak ini adalah generasi penerus kita. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan. Karena itu, ketika ada laporan seperti ini, kami ingin melihat dan memastikan langsung kondisinya sehingga bisa dicarikan solusi terbaik,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan, pemerintah harus hadir di tengah masyarakat dan tidak boleh mengabaikan persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar warga, terutama menyangkut masa depan anak-anak.

Menurutnya, setiap laporan masyarakat perlu ditindaklanjuti secara konkret agar persoalan yang dihadapi warga tidak berlarut-larut.

“Jangan sampai ada anak yang tidak memperoleh pendidikan karena keterbatasan atau persoalan yang sebenarnya bisa kita carikan jalan keluarnya,” tambahnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kota Batam akan mengoordinasikan penanganan persoalan tersebut bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Pendidikan.

Baca Juga :  Jamaah Umrah Samira Travel Bertolak dari Batam, Nikmati Layanan VIP Sebelum ke Tanah Suci

Pendataan dan identifikasi akan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan masing-masing anak, termasuk menelusuri kemungkinan kendala administrasi maupun kesiapan mereka mengikuti proses pembelajaran.

Pemko Batam juga akan mempertimbangkan pilihan satuan pendidikan yang sesuai dengan usia dan kondisi ketiga anak tersebut, sehingga langkah penanganannya dapat berjalan tepat sasaran.

Sementara itu, Anton Hasibuan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Wali Kota Batam yang bersedia datang langsung menemui keluarganya setelah adanya laporan di media sosial.

Ia mengaku bersyukur karena kondisi anak-anaknya mendapat perhatian langsung dari pemerintah daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang sudah datang langsung melihat kondisi keluarga kami. Kami sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada anak-anak kami,” ungkap Anton.

Baca Juga :  PLN Batam Jelaskan Perhitungan Tagihan Listrik dan Mekanisme Kompensasi Pasca-Gangguan

Anton berharap perhatian tersebut menjadi awal bagi ketiga anaknya untuk mendapatkan kesempatan bersekolah dan merasakan pendidikan sebagaimana anak-anak lainnya.

Langkah yang dilakukan Wali Kota Batam ini sekaligus menjadi penegasan bahwa akses pendidikan bagi anak-anak harus menjadi perhatian bersama. Pemko Batam pun mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan anak usia sekolah yang belum memperoleh akses pendidikan, sehingga pemerintah dapat segera melakukan pendataan dan memberikan penanganan.(ham)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles