11.5 C
New York
Selasa, Oktober 6, 2026

Penutup Drainase Digondol ‘Rayap Besi’, Wakil Kepala BP Batam Turun Langsung Cek Trowongan Pelita

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau kondisi infrastruktur di kawasan Terowongan Pelita pada Sabtu (13/6/2026) malam. Kunjungan tersebut dilakukan setelah terjadinya aksi pencurian sejumlah penutup drainase yang baru dipasang di kawasan tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi pencurian yang diduga dilakukan oleh pelaku yang kerap dijuluki “rayap besi” itu terjadi sekitar pukul 05.02 WIB. Akibatnya, beberapa penutup drainase mengalami kerusakan dan komponen besinya raib dibawa kabur.

Padahal, pemasangan penutup drainase tersebut merupakan bagian dari upaya mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan fungsi dan keamanan infrastruktur di kawasan Terowongan Pelita.

Menanggapi kejadian itu, Li Claudia menyampaikan keprihatinannya. Menurutnya, tindakan perusakan dan pencurian fasilitas umum tidak hanya merugikan pemerintah sebagai penyedia sarana, tetapi juga berdampak langsung terhadap masyarakat yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

Baca Juga :  BP Batam Siapkan Penguatan Struktur Jalan Gajah Mada, Pergerakan Tanah Dipantau di 50 Titik Tanjakan Vista

“Fasilitas ini dibangun untuk kepentingan masyarakat. Ketika dirusak atau dicuri, dampaknya bukan hanya kerugian material, tetapi juga mengurangi kenyamanan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar,” ujarnya saat berada di lokasi.

Li Claudia menegaskan, BP Batam terus berupaya mempercepat pembangunan dan peningkatan kualitas fasilitas publik di berbagai wilayah Kota Batam. Namun, keberhasilan pembangunan tersebut memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat melalui kepedulian dan pengawasan bersama.

Menurutnya, menjaga aset publik merupakan tanggung jawab kolektif yang harus dijalankan agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Kami terus bekerja untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi Batam. Karena itu, kami berharap seluruh masyarakat turut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Baca Juga :  Amsakar Achmad Respons Keluhan Warga Nongsa: BP Batam Percepat Pengerjaan Interkoneksi untuk Perkuat Suplai Air

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada aparat berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada tindak pencurian atau perusakan fasilitas umum.

“Peran masyarakat sangat penting. Dengan adanya laporan dan pengawasan dari warga, upaya pencegahan terhadap tindakan vandalisme maupun pencurian aset publik dapat dilakukan lebih cepat,” tambahnya.

Saat ini, BP Batam tengah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku. Pihaknya memastikan bahwa proses hukum akan ditempuh sesuai ketentuan yang berlaku guna memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Di akhir peninjauan, Li Claudia kembali mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas umum sebagai aset bersama yang dibangun untuk kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga :  Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

“Batam adalah rumah kita bersama. Menjaga dan merawat fasilitas publik merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan, kenyamanan, dan kemajuan kota yang kita cintai,” tutupnya.(ham)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles