1.5 C
New York
Kamis, Februari 22, 2024

Niat Cari Signal Hp, MA Malah Tewas Diterkam Harimau Sumatera

CENTRALNEWS.ID, SIAK – Berniat hendak mencari Signal yang hilang-hilang timbul pada telepon genggamnya, MA (16) malah mendapat kesialan dan berhadapan dengan seekor Harimau Sumatera.

Nahasnya, ia diterkam dan diseret sejauh 200 meter. Tak ada ampun, satwa terancam punah ini memangsa korban hingga akhirnya meregang nyawa. Tak henti, kepala korban bahkan putus dari badan akibat terkaman taring kokoh si belang.

Kejadian tragis ini berlangsung di areal PT Sawit Unisraya, Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Dilaporkan, seorang pekerja pada perusahaan perkebunan kelapa sawit itu diserang seekor harimau dewasa.

Plt. Kepala BBKSDA Riau, Hartono melalui Kepala Bidang Teknis KSDA M. Mahfud membenarkan kejadian itu. Ia menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung sekira pukul 19.00 WIB, Minggu (29/8).

Baca Juga :  Kapal Pecah Dihantam Ombak, Dua Nelayan Natuna Terombang-ambing di Laut

“Kala itu, R dan anaknya MA sedang memperbaiki mesin lampu diesel di bekas Camp PT Unisraya yang rusak. Saat R (ayah korban) sedang sibuk memperbaiki mesin, MA meminta izin ke arah pelabuhan untuk mencari Signal atau jaringan Hp,” kata Mahfud, Senin (30/8).

Korban pun beranjak menjauh dan berupaya mencari titik keberadaan jaringan. Tak berselang lama, R merampungkan pekerjaannya. Akan tetapi, keberadaan sang anak tak terlihat olehnya.

Ia sempat mencari dan memanggil MA. Khawatir, R juga beranjak dan menyusul korban ke arah kepergiannya. Ia menyusuri tepian laut, sekira 150 meter pencariannya, ia menemukan Hp anaknya tergeletak di tanah.

“Di lokasi itu pula, R menemukan banyak bercak darah dan bekas seretan ke arah hutan. Spontan ia berteriak kembali ke Camp dan mencari bantuan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapal Pecah Dihantam Ombak, Dua Nelayan Natuna Terombang-ambing di Laut

Mendengar teriakan R, rekan-rekannya berhamburan. Seluruhnya langsung mencari korban dengan bergerombolan. Menurut keterangan saksi, korban diduga telah diterkam harimau saat penerangan masih padam.

Hingga sekira pukul 23.01 WIB, korban berhasil ditemukan. Sayangnya, kondisi MA sangatlah mengenaskan. Ia mengalami luka fatal dan putus bagian kepalanya.

Mendapati hal itu, jasad korban segera dievakuasi. Tim teknis BBKSDA Riau pun langsung berkoordinasi untuk menangkap dan merelokasi binatang buas yang diduga telah menerkam MA.

“Saat ini tim kita sedang berupaya memasang perangkap atau Box Trap untuk menangkap harimau tersebut. Sebisanya, bila telah tertangkap, satwa langka ini akan dipindahkan dari lokasi konflik untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :  Tingkatkan SDM Unggul, Pemkab Natuna Jajaki Universitas Esa Unggul

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles