13 C
New York
Jumat, Oktober 30, 2026

Kecam Pengrusakan Lingkungan, Tim Penyuluh Mabes TNI Tinjau Lokasi Karhutla di Tasik Serai – Bengkalis

CENTRALNEWS.ID, BENGKALIS – Tim Penyuluh Pencegahan – Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia meninjau lokasi kebakaran lahan gambut di wilayah Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis, Riau, Sabtu (5/9).

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Staf Khusus KSAL sekaligus Ketua Tim Penyuluh, Brigjend. TNI (Mar) Freddy Jhon Hamonangan Pardosi didampingi Kolonel Tek. I Wayan Joni Nugraha, Mayor Inf. Sugianto, Danramil 03 Mandau Kapten Czi. Suratmin, Kades Tasik Serai Sabar Manurung serta jajaran Masyarakat Pencegah Api dan Regu Pemadam Kebakaran dari PT Arara Abadi.

Dalam arahannya, Brigjend. FJH. Pardosi mengatakan bahwa kebakaran yang terjadi di wilayah tersebut sangat merusak alam dan habitat dari satwa endemik Sumatera seperti Gajah dan Harimau Sumatera.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 03/Mandau Gencarkan Patroli Pencegahan Karhutla di Desa Petani

Hal ini terlihat jelas dengan penampakan pohon-pohon mati, serta sejumlah tunggul sisa pembalakan liar yang ikut terbakar di lokasi tersebut.

Selain merusak bentang alam dan habitat satwa langka, kebakaran di lokasi itu juga dinilai menyumbang kepekatan kabut asap di udara yang akhirnya memicu gangguan kesehatan masyarakat, gangguan ekonomi sampai pada terganggunya sistem pembelajaran tatap muka dalam dunia pendidikan di Kabupaten Bengkalis.

“Hari ini kami meninjau lokasi Karhutla di Desa Tasik Serai, Bengkalis, Riau. Tampak di lapangan, dampak kebakaran yang terjadi sangatlah luas dan merusak kawasan hutan serta habitat dari Gajah dan Harimau Sumatera,” kata Brigjend. TNI (Mar) Freddy Jhon Hamonangan Pardosi.

Baca Juga :  Cegah Balap Liar hingga Kejahatan C3, Polisi Gencarkan Operasi Cipta Kondisi di Duri

“Kejadian ini sangat disayangkan dan kami kecam. Dampak dari Karhutla ini sangat merugikan dan merusak lingkungan, maka potensinya harus kita cegah bersama. Kita harus bergotong-royong dan bahu-membahu agar kebakaran tidak lagi terjadi, mari sama-sama kita jaga alam dan lingkungan kita. Serta kami harap penegakan hukum oleh Polri dapat dimaksimalkan sebagai efek jera, agar hal-hal semacam ini tak terulang kembali,” serunya. (Bres)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles