1.5 C
New York
Kamis, Februari 22, 2024

Kasus Covid-19 Melandai, Wilayah Hinterland Batam Masih Berzona Kuning

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Peta situasi terkini persebaran Covid-19 di Batam mulai mengalami perubahan. Berkat dipulangkannya 253 pasien sembuh, pada Kamis (12/8/2021), tiga kecamatan wilayah hinterland pun kini berzona kuning.

Sebelumnya, Kecamatan Belakangpadang dan Galang sempat berada lama dalam kategori zona oranye dengan temuan lebih dari 11 kasus aktif. Namun kini, di Belakangpadang bersisa 8 kasus masih dirawat, Galang 6 kasus, dan Bulang 3 kasus aktif.

Meski demikian, sembilan kecamatan di wilayah Mainland masih berzona merah. Jumlah kasus terbanyak masih ditemukan di wilayah Batam Kota, yakni 340 kasus, selanjutnya Sekupang dengan 209 kasus.

Sementara itu di Sagulung, kasus yang masih aktif sebanyak 172 orang, kemudian 138 kasus di Bengkong, 131 kasus di Batuaji, 95 kasus di Lubukbaja, 76 kasus di Sei Beduk, 58 kasus di Nongsa, dan 27 kasus di Batuampar.

Baca Juga :  Kapal Pecah Dihantam Ombak, Dua Nelayan Natuna Terombang-ambing di Laut

Grafik temuan kasus baru per harinya pun terpantau menurun. Tiga hari terakhir ini, jumlah temuan kasus baru rata-rata berada di bawah seratus, yakni 95 kasus pada 10 Agustus, 63 kasus pada 11 Agustus, dan 81 kasus pada 12 Agustus 2021.

“Total kasus Covid-19 kita 24.768 sejak awal pandemi, 22.770 orang sembuh, 1.263 orang masih dirawat, dan 735 meninggal dunia,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmardjadi.

Jumlah kasus meninggal menjadi genap 735 kasus setelah ditemukannya penambahan 4 orang meninggal dunia karena Covid-19 dalam waktu sehari. Didi mengatakan, rata-rata kasus yang meninggal dunia adalah pasien dengan komorbid (penyakit bawaan).

Baca Juga :  Kapal Pecah Dihantam Ombak, Dua Nelayan Natuna Terombang-ambing di Laut

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan kebijakan isolasi terpusat bagi para pasien Covid-19. Hal ini guna memudahkan monitoring pergerakan pasien, khususnya pasien tanpa gejala.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengaku tengah mempersiapkan beberapa tempat isolasi terpusat, seperti rusun dan asrama haji. Namun hingga kini, menurut data Satgas Covid-19 Kota Batam, pasien isolasi mandiri masih cukup banyak, yakni tercatat 852 orang.

Sementara itu, Asrama Haji tengah menampung 74 pasien Covid-19 warga Kota Batam. Sedangkan pasien lainnya dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Batam. Ada sekitar 15 rumah sakit yang saat ini masih menampung pasien Covid-19.

“Nanti akan kita isolasi terpusat semua, tidak ada lagi yang isolasi mandiri. Supaya, maaf, tidak ada lagi pasien isoman yang keluar rumah tanpa dipantau,” ujar Walikota Batam Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu. (mzi)

Baca Juga :  Tingkatkan SDM Unggul, Pemkab Natuna Jajaki Universitas Esa Unggul

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles