0.8 C
New York
Kamis, Februari 22, 2024

Jalan Gajah Mada Diterpa Hujan Debu, Warga: Sesak Bosku!

CENTRALNEWS.ID, DURI – Akses lalu lintas di lingkungan warga Kelurahan Titian Antui, Sebanga, Kecamatan Mandau kembali menuai kontroversi. Pasalnya, hujan debu di jalan Gajah Mada menjadi pemandangan yang kerap terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Amanda, salah seorang warga yang tinggal di bilangan jalan tersebut menuturkan, hujan debu kian membumbung acap kali kendaraan ringan mauoun berat melaju disana.

“Kemarin jalanan ini penuh lubang, tapi sudah ditimbun pakai batu kerikil dan diratakan. Kami pikir masalah teratasi, tapi malah semakin bertambah. Sekarang, hujan abu yang menghiasi jalan dan lingkungan tempat tinggal kami,” kata Amanda, Senin (12/7).

Ia menerangkan, keadaan itu membuat seluruh warga terdampak hujan debu. Tingginya mobilitas warga dan kendaraan berat disana, turut memperparah paparan debu yang mencemari udara.

Camat Mandau dan Staf PUPR Bengkalis tinjau hujan debu di jalan Gajah Mada, Duri | Foto: Bres

Parahnya, penyiraman air guna mengurangi paparan debu di sekitar jalan itu tak kunjung dilakukan. Alhasil, keadaan kian memburuk.

“Parah, mau bernapas aja sesak bosku. Jangankan atap, sampai ke dalam rumah pun debunya masuk. Bisa-bisa kami kena penyakit saluran pernapasan nantinya,” cetusnya.

Camat Mandau Beri Solusi

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Camat Mandau, Riki Rihardi, S.STP., M.Si langsung turun ke lokasi bersama staf workshop PUPR, Rudi Rinaldo. Disambut perangkat Lurah dan RT/RW, peninjauan keluhan warga dilakukan, Senin siang.

Baca Juga :  Sertu Roy Pupuk Semangat Nasionalisme Gudep Pramuka SMA Negeri 2 Mandau

Benar saja, sesampainya di jalan Gajah Mada, paparan debu terlihat jelas. Kala pengendara sepeda motor, minibus bahkan truk melintas, serbuan debu tak terhindarkan. Decak miris spontan tersirat di benak Riki, ia pun berupaya memutar akal untuk menyudahi konflik warga dengan gempuran debu.

“Kehadiran kami kesini untuk menanggapi keluhan dari Bapak-Ibu sekalian, kami datang untuk meninjau langsung dan berusaha mencarikan solusi,” seru Riki kepada warga.

Camat Mandau dan Staf PUPR Bengkalis tinjau hujan debu di jalan Gajah Mada, Duri | Foto: Bres

Melihat dan mendengar sang Camat bersuara terkait keadaan itu, beberapa warga spontan mendekat. Diskusi ringan pun dibangun, lontar keluhan turut mewarnai.

Cukup banyak warga yang menyampaikan keluhannya saat itu, Riki pun tak menyela. Hal itu dianggapnya wajar, kala mempertimbangkan langsung keadaan di lapangan.

“Demi alasan kesehatan dan menanggapi keluhan warga, kita akan jalin koordinasi dengan pihak swasta, ram-ram sawit dan pihak terkait lainnya untuk memutus persoalan ini. Sementara, akan kita kerahkan armada pemadam kebakaran (Damkar) untuk melakukan penyiraman agar debunya tidak mengudara. Tapi ini sementara waktu, menunggu solusi lainnya terwujud,” ungkap Camat Mandau ini.

Baca Juga :  Tingkatkan SDM Unggul, Pemkab Natuna Jajaki Universitas Esa Unggul

Sembari tim Damkar melakukan penyiraman, imbuhnya, Camat meminta seluruh warga untuk tetap menggunakan masker dan senantiasa berdoa agar solusi terbaik dapat segera dicetuskan oleh pemerintah bersama pihak terkait, termasuk swasta.

Dewasa ini, jalan Gajah Mada telah menjadi akses vital perlintasan tiga kecamatan yang meliputi Kecamatan Mandau, Pinggir dan Talang Muandau. Oleh karenanya, lalu lintas di jalan itu sangatlah padat.

“Kita semua harus bahu membahu agar polemik ini segera menemui titik terang yang permanen. Sementara, kita kerahkan armada Damkar dahulu. Intinya, jangan sampai kesehatan masyarakat terganggu akibat paparan debu ini,” ucapnya.

Jalan Gajah Mada penuh debu | Foto: Bres

Terpisah, Rudi Rinaldo menegaskan bahwa pihaknya (Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis) bakal melakukan pembangunan di jalan Gajah Mada, Sebanga.

“Awalnya, pembangunan akan dilakukan dari Km 0 sampai dengan Km 3. Akan tetapi, karena APBD banyak di-recofusing untuk penanganan COVID-19, maka jalan yang dibangun hanya sepanjang 500 meter,” sambung Rudi.

“Mudah-mudahan tahun depan akan dilakukan penyelesaian pembangunan jalan ini. Untuk tahun ini, 500 meter saja dahulu,” tegasnya.

Baca Juga :  Tingkatkan SDM Unggul, Pemkab Natuna Jajaki Universitas Esa Unggul

DPC PKN Bengkalis Haturkan Terima Kasih

Diketahui, hal senada juga diserukan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Karya Nasional (PKN) Kabupaten Bengkalis, Chandra C Sihaloho beberapa waktu lalu.

Chandra menyebut, laporan terkait paparan debu di jalan itu sudah disampaikannya secara langsung kepada Camat Mandau, Damkar, Kapolsek Mandau, Dinas PU dan Perkim. Tak lupa, ia pun meminta agar pemilik ram sawit dan perusahaan yang ada di sepanjang jalan itu untuk ikut bersumbangsih dalam memberikan solusi.

Sebagai perwujudannya, Camat Mandau langsung melakukan peninjauan. Reaksi cepat Riki Rihardi pun mendapat decak kagum dari jajaran PKN Kabupaten Bengkalis.

“Salut untuk Pak Camat, responnya sangat cepat dalam menanggapi laporan kita,” sebut Chandra.

Hujan debu di jalan Gajah Mada, Duri | Foto: Bres

Atas respon, kepedulian dan solusi sementara yang telah dicetuskan sang Camat, Chandra menghaturkan terima kasih mendalamnya.

“Terima kasih Pak Camat, sudah menanggapi laporan yang disampaikan, terlebih lagi atas kepedulian dan kepekaannya kepada masyarakat yang terdampak debu di jalan Gajah Mada. Kami, DPC PKN Kabupaten Bengkalis mendoakan agar Pak Camat selalu sukses dan sehat dalam memimpin wilayah ini. Sekali lagi, terima kasih,” pungkasnya.(*)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles