20.6 C
New York
Selasa, Oktober 6, 2026

Ekonomi Tumbuh 7,28 Persen, Amsakar : Batam Makin Diperhitungkan Dunia

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebut perkembangan ekonomi, investasi dan konektivitas semakin memperkuat posisi Batam sebagai salah satu daerah strategis di Indonesia. Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri silaturahmi bersama LPM, RT, RW dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Sagulung di Gedung Serbaguna Plaza Kecamatan Sagulung, Sabtu (3/10/2026) malam.

Menurut Amsakar, kemajuan Batam tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia menilai RT, RW, LPM serta tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas dan mendukung berbagai program pembangunan. “Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Karena itu, RT, RW, LPM dan tokoh masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Batam,” ujar Amsakar.

Baca Juga :  TNI Kuat Bersama Rakyat, Syamsul Paloh Serukan Penguatan Wawasan Kebangsaan di HUT ke-81 TNI

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar mengungkapkan realisasi investasi Batam pada Semester I 2026 telah mencapai sekitar Rp40 triliun. Sementara pertumbuhan ekonomi Batam tercatat 7,28 persen, meningkat dibandingkan capaian 2025 sebesar 6,76 persen.
Ia menilai angka tersebut menunjukkan kepercayaan investor terhadap Batam terus menguat.

Menurut Amsakar, perhatian terhadap Batam kini juga semakin luas, termasuk dari sektor teknologi dan industri digital. Salah satunya melalui rencana pembangunan Nvidia DSX AI Factory di Batam yang dikembangkan Firmus Technologies bersama Nvidia dan DayOne.
Proyek tersebut direncanakan memiliki kapasitas 360 megawatt dan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I 2027.

“Batam sekarang tidak hanya diperbincangkan di tingkat nasional, tetapi juga mulai menjadi perhatian dunia internasional. Masuknya investasi di bidang AI dan pusat data menunjukkan posisi strategis Batam semakin kuat,” katanya.

Baca Juga :  Amsakar Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Batam

Selain investasi, Amsakar juga menyoroti perkembangan konektivitas pelabuhan. Berdasarkan catatan UNCTAD, Batam masuk 10 besar pelabuhan dengan pertumbuhan Port Liner Shipping Connectivity Index (PLSCI) tertinggi di dunia pada kuartal II 2026, dengan menempati peringkat keenam. Menurutnya, perkembangan tersebut semakin memperkuat peran Batam sebagai bagian penting dari jalur perdagangan internasional.

Meski demikian, Amsakar mengingatkan agar pertumbuhan ekonomi dan investasi tidak berhenti pada pencapaian angka. Menurutnya, perkembangan tersebut harus berdampak langsung terhadap masyarakat melalui lapangan kerja, pertumbuhan usaha, pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur.

“Batam ini milik kita bersama. Pemerintah bekerja, masyarakat juga ikut bergerak. Kalau kebersamaan ini terus kita jaga, insyaallah berbagai persoalan dapat kita hadapi bersama dan Batam semakin maju,” tutupnya.(ham)

Baca Juga :  Kasus Setokok Masih Bergulir, Polresta Barelang Dalami Peran Pihak Lain

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles