CENTRALNEWS.ID, PEKANBARU – Perkembangan kasus terkonfimasi positif Coronavirus Disease Nineteen (Covid-19) di Provinsi Riau memasuki babak baru sore ini, Kamis (18/6).
Pasalnya, sore ini disebutkan sebanyak 6 orang warga terinfeksi wabah pandemi itu. Total kasus positif hingga sore ini pula telah mencapai 134 orang.
Kabar buruknya, seorang bayi berusia 9 bulan dikabarkan wafat dalam dugaan paparan Covid-19.
“Terdapat penambahan enam kasus positif baru, dengan rincian empat masih dirawat dan dua orang meninggal dunia saat masih berstatus sebagai PDP. Jadi total keseluruhanya sudah 134 kasus,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi di Gedung Daerah Provinsi Riau, Kamis (18/6).
Adapun rincian pasien yang bertambah sore ini, meliputi:
- Pasien ke-129 adalah MYR, bayi berusia sembilan bulan, warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Bayi mungil itu meninggal dua hari yang lalu dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
- Pasien ke-130 adalah wanita berinisial IA (28) warga Indragiri Hikir (Inhil) yang merupakan tenaga kesehatan perawat yang bertugas di ruang Covid-19 di Rs Puri Husada. IA diduga tertular dari pasien yang dirawat di RS Puri Husada.
- Pasien ke-131 AS (26), ke-132 NY (32), dan ke-133 SH (23) merupakan warga Pekanbaru. Ketiga pasien ini merupakan pengembangan kasus dari pelaksanaan dari rapid test perusahaan BUMN di Pekanbaru.
- Pasien ke-134 adalah laki-laki berinisial NC (47) yang meninggal dunia pada hari Rabu lalu. Pasien NC dirawat di RS Ibnu Sina dan sudah diswab. Pasien ini meninggal dunia pada hari Rabu (17/6). Pada hari Kamis baru diketahui ternyata swab testnya positif Covid-19.