13.3 C
New York
Selasa, Oktober 6, 2026

Bupati Cen Sui Lan Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Natuna Berikan Data Akurat Demi Pembangunan Daerah

CENTRALNEWS.ID, NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Natuna resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sebagai langkah strategis dalam menghadirkan data ekonomi yang akurat dan berkualitas guna mendukung perencanaan pembangunan daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Tren Central, Senin (29/6/2026) pagi, dan dihadiri langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, beserta jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa, serta berbagai pemangku kepentingan.

Kepala BPS Kabupaten Natuna, Wahyu Dwi Sugianto, SST., M.Si., mengatakan Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan di Indonesia. Kegiatan ini menjadi instrumen penting dalam menyediakan data dasar yang akan digunakan pemerintah sebagai acuan dalam menyusun kebijakan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Menurut Wahyu, data yang akurat memiliki peran sangat vital dalam menentukan arah pembangunan yang tepat sasaran. Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah akan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan potensi perekonomian daerah, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha berskala besar.

“Sensus Ekonomi bukan hanya kegiatan BPS, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Keberhasilan pelaksanaannya sangat bergantung pada dukungan seluruh pihak, termasuk masyarakat yang diharapkan memberikan data secara jujur dan benar,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Cen Sui Lan Rotasi Lima Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Kinerja untuk Bangun Natuna

Ia menjelaskan, BPS Kabupaten Natuna telah menyiapkan sebanyak 95 petugas sensus yang telah mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari. Para petugas tersebut akan diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pendataan terhadap seluruh pelaku usaha di Kabupaten Natuna.

Wahyu juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dalam memberikan informasi kepada petugas sensus. Seluruh data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan tidak akan digunakan untuk kepentingan perpajakan maupun kepentingan lainnya di luar statistik.

Pada kesempatan yang sama, BPS Kabupaten Natuna turut memperkenalkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026. Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola data statistik secara mandiri, sehingga mampu menghasilkan data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan di tingkat desa.

Dalam implementasinya, program ini akan diperkuat dengan keberadaan Agen Statistik yang berperan sebagai ujung tombak dalam pendampingan dan pengembangan budaya statistik di desa-desa.

Baca Juga :  Danlanud RSA Sambangi Bupati Anambas, Perkuat Sinergi dan Komunikasi Kelembagaan

Sementara itu, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyampaikan apresiasi atas komitmen BPS dalam menyelenggarakan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, data yang valid merupakan pondasi utama dalam menyusun kebijakan pembangunan yang efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, tetapi juga pada kualitas data yang menjadi dasar pengambilan keputusan pemerintah.

Karena itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, perangkat daerah, pemerintah desa, hingga para pelaku usaha untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar, jujur, dan lengkap kepada petugas sensus.

“Berikan jawaban yang benar dan data yang benar. Data yang berkualitas akan melahirkan kebijakan yang tepat, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Natuna,” pesan Cen Sui Lan.

Bupati juga mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya sensus ekonomi. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan kualitas data yang dihasilkan semakin baik sehingga dapat menjadi dasar evaluasi sekaligus penyusunan berbagai program pembangunan daerah pada masa mendatang.

Baca Juga :  Danlanud RSA Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Natuna

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Natuna, dilanjutkan dengan pemasangan rompi petugas sensus serta pengalungan tanda pengenal kepada perwakilan petugas sebagai simbol dimulainya pelaksanaan sensus di Kabupaten Natuna.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh Bupati Natuna bersama Kepala BPS Kabupaten Natuna sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Pada momen yang sama, juga dilakukan pencanangan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Bupati Natuna, Kepala BPS Kabupaten Natuna, serta kepala desa penerima program, yakni Desa Batu Gajah, Desa Sungai Ulu, dan Desa Sepempang.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan Program Desa Cantik, Pemerintah Kabupaten Natuna bersama BPS berharap dapat menghadirkan data statistik yang akurat, berkualitas, dan terpercaya. Data tersebut diharapkan menjadi landasan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Natuna di masa depan.(Herry)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles