CENTRALNEWS.ID, NATUNA – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Natuna terus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja sektor informal dan kelompok masyarakat yang memiliki aktivitas berisiko. Kali ini, perlindungan diberikan kepada para peserta turnamen pelajar SMP/MTs se-Kecamatan Bunguran Timur Laut yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Bunguran Timur Laut.
Kegiatan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan para atlet muda selama mengikuti pertandingan olahraga.
Penyerahan kartu dilakukan secara simbolis oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bunguran Timur Laut bersama Camat Bunguran Timur Laut dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Natuna Ranai. Langkah tersebut sekaligus menandai komitmen bersama dalam memastikan seluruh peserta turnamen memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui kategori bakat dan minat.
Ketua panitia turnamen menyampaikan bahwa perlindungan ini penting mengingat para peserta memiliki risiko kecelakaan saat bertanding maupun ketika menjalani persiapan sebelum kompetisi berlangsung. Dengan adanya perlindungan tersebut, peserta diharapkan dapat bertanding dengan lebih aman dan nyaman.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Natuna, Hendra Harry Jona, mengapresiasi langkah panitia dan pihak sekolah yang telah menunjukkan perhatian besar terhadap keselamatan peserta turnamen.
“Total peserta yang terlindungi sebanyak 79 orang. Harapannya melalui kegiatan ini masyarakat semakin mengenal pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, baik dalam kategori bakat dan minat maupun pekerjaan lainnya,” ujar Hendra Harry Jona, Senin (18/05/2026).
Ia menjelaskan bahwa atlet maupun pegiat olahraga layak mendapatkan perlindungan yang sama seperti pekerja sektor formal. Menurutnya, risiko cedera dan kecelakaan selama pertandingan maupun latihan merupakan hal yang tidak bisa diabaikan.
Melalui kepesertaan tersebut, para peserta kini telah mendapatkan perlindungan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Program ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi peserta maupun orang tua selama kegiatan berlangsung.
BPJS Ketenagakerjaan Natuna juga berharap dukungan dari pemerintah daerah, pihak sekolah, para pemangku kepentingan, hingga komunitas olahraga terus berlanjut agar cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan semakin luas.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang terdaftar dalam program perlindungan ketenagakerjaan, diharapkan para pekerja informal, pegiat olahraga, hingga generasi muda di Natuna dapat terlindungi dari berbagai risiko kerja dan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.(Herry)


