10.1 C
New York
Minggu, April 19, 2026

Kapolda Riau Turun Langsung Padamkan Karhutla di Dumai, Titik Api Mulai Menurun

CENTRALNEWS.ID, DUMAI – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan  turun langsung meninjau upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Dumai, Jumat (27/3/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan di Kecamatan Dumai Timur yang menjadi salah satu lokasi terdampak kebakaran.

Kehadiran Kapolda Riau di lapangan bertujuan memastikan proses pemadaman dan penanganan karhutla berjalan maksimal serta terkoordinasi dengan baik antar instansi.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan didampingi oleh Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung serta unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, serta para relawan yang selama ini terlibat aktif dalam upaya pemadaman kebakaran.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan saat pantau Karhutla di Kota Dumai, Jumat (27/3/2026)

Bahkan, Kapolda Riau turut mendatangi langsung lokasi titik api dan bergabung bersama tim gabungan dalam proses pemadaman di lapangan.

Berdasarkan data terbaru, di wilayah Dumai masih terpantau 11 titik panas (hotspot) dengan rincian dua titik berada di Kecamatan Dumai Timur dan sembilan titik di Kecamatan Medang Kampai, yang seluruhnya berada pada kategori medium.

Sementara itu, luas lahan yang terdampak kebakaran di wilayah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 87,25 hektare.

Meski demikian, kondisi di lapangan mulai menunjukkan perkembangan positif.

Jumlah titik api yang sebelumnya mencapai puluhan kini mengalami penurunan secara signifikan.

“Hari ini saya hadir langsung di lokasi di Kecamatan Dumai Timur. Saya juga didampingi oleh Pak Rocky dari Tumbuh Institute yang dalam beberapa hari terakhir terus bersama kami, mulai dari Rupat, Pelalawan, hingga hari ini di Dumai,” ujar Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

Baca Juga :  Jawab Kekhawatiran Publik, BP Batam Pastikan Penataan Pot Bougenville Gunakan Dana CSR

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa penurunan jumlah titik api tersebut merupakan hasil dari kerja sama lintas sektor yang terus terjaga di lapangan.

Ia menjelaskan, di wilayah Dumai Timur jumlah titik api kini telah berkurang secara signifikan.

“Dari sebelumnya puluhan titik api, Alhamdulillah saat ini tinggal sekitar delapan titik yang masih dalam penanganan. Ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Damkar, Manggala Agni, MPA, relawan, hingga dukungan pihak swasta,” jelasnya.

Kapolda juga menekankan bahwa kunci utama penanganan karhutla adalah kolaborasi yang kuat dan respons cepat terhadap berbagai kendala di lapangan.

Menurutnya, upaya penanggulangan kebakaran tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui kerja bersama seluruh pihak terkait.

Berbagai kendala yang muncul di lapangan, lanjutnya, harus segera diatasi, baik dari sisi peralatan, dukungan water bombing, maupun langkah-langkah lain seperti modifikasi cuaca yang telah dikoordinasikan.

Kapolda juga mengingatkan bahwa ancaman karhutla masih akan menjadi tantangan besar, terutama saat memasuki puncak musim kemarau.

Baca Juga :  Kinerja BP Batam Triwulan 1 2026: Sektor Logistik Menguat, Volume Peti Kemas Tembus 187 Ribu TEUs

“Kita akan menghadapi periode puncak kemarau yang diperkirakan terjadi pada pertengahan tahun. Ini tentu menjadi tantangan yang cukup berat,” kata Irjen Pol Herry Heryawan.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya menjaga kerja kolaboratif lintas sektor, terutama dalam menghadapi periode Juni hingga Agustus yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

“Ini bukan pekerjaan satu pihak saja, tetapi kerja bersama. Semua unsur harus terus bersinergi,” tegasnya.

Kunjungan Kapolda Riau ke Dumai tersebut sekaligus menegaskan bahwa upaya penanganan karhutla tidak hanya bergantung pada aparat keamanan, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen.

Dengan sinergi yang terus diperkuat serta respons cepat di lapangan, diharapkan kebakaran dapat segera dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi bencana asap yang lebih luas di wilayah Provinsi Riau.

Tiga Wilayah Karhutla Masih Berkobar

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal mengungkapkan saat ini ada titik api kebakaran lahan dan hutan yang masih tergolong besar di tiga kabupaten kota.

Edy mengatakan tiga kabupaten kota terbaru yakni Dumai, Bengkalis dan Pelalawan.

Sedangkan titik api yang masih tampak namun masih kecil ada di di Rokan Hilir, Indragiri Hilir serta Indragiri Hulu.

“Sampai kini upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan. Petugas gabungan masih di lokasi titik karhutla,” ungkapnya.

Baca Juga :  Test Urine Massal di Lingkungan Kantor Kecamatan Bantan, 3 Pegawai Positif Narkoba

Menurut Edy beberapa kendala yang ditemui di lapangan soal ketersediaan air serta angin.

Menurutnya untuk wilayah Pesisir angin menjadi kendala karena hembusannya membuat api malah makin membesar.

Kendala lainnya lokasi kebakaran yang jauh kedalam atau sulit dijangkau.

“Untuk lokasi yang sulit terjangkau tersebut, kita maksimalkan helikopter water bombing. Selain nanti petugas gabungan juga akan terus berusaha sampai ke titik kebakaran,” papar Edy

Tambahan Bantuan Pesawat OMC dan Helikopter Water Bombing.

Edy Afrizal mengungkapkan, saat ini bantuan berupa helikopter dan pesawat masih terus diupayakan dan ada yang sudah diterima.

Menurutnya saat ini sudah ada tiga helikopter yang dimaksimalkan.

Dua helikopter patroli dan satu water Bombing. Bantuan untuk helikopter water Bombing juga masih terus diupayakan

“Saat ini ada dua helikopter patroli yang merupakan bantuan BNPB dan Kementrian Kehutanan. Kita juga punya helikopter water bombing bantuan BNPB. Dan akan ada tambahan unit lagi nantinya,” terang Edy

Selain helikopter water bombing, untuk mengantisipasi dan pencegahan Karhutla juga dimaksimalkan pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Saat ini ada tiga pesawat OMC dan akan ada tambahan lagi untuk pesawat OMC.

“Kita kerahkan personel dan fasilitas untuk bisa maksimal melakukan pemadaman,” pungkasnya.(bur)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles