CENTRALNEWS.ID, BATAM – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau melalui Biro Operasi melakukan pemantauan arus balik program mudik gratis Lebaran 2026 di Terminal Bintang 99, Kota Batam, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Taswin dan dihadiri sejumlah pejabat dari berbagai instansi terkait.
Di antaranya Kepala KSOP Khusus Batam, Kepala BPTD Kelas II Kepri, Kakanwil Jasa Raharja Kepri, Kepala Dinas Perhubungan Kepri, serta Kabidhumas Polda Kepri.
Turut hadir pula unsur TNI-Polri bersama para stakeholder yang berkaitan dengan operasional pelabuhan.
Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Karo Ops Polda Kepri menerima laporan langsung dari Kapten Kapal KN Sarotama P112 mengenai situasi pelayaran serta kedatangan rombongan pemudik dari Kuala Tungkal.
Kapal tersebut diketahui membawa sebanyak 142 penumpang yang mengikuti program mudik gratis Lebaran.
Setibanya di Terminal Bintang 99, Karo Ops Polda Kepri bersama para stakeholder menyambut langsung kedatangan para pemudik sebagai bentuk pelayanan sekaligus perhatian kepada masyarakat yang baru kembali dari kampung halaman.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr Nona Pricillia Ohei menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polri bersama instansi terkait dalam memastikan arus balik Lebaran berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Polda Kepri bersama seluruh stakeholder terus bersinergi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada momentum arus balik Lebaran,” ujar Kabid Humas Polda Kepri.
Seluruh rangkaian kegiatan pemantauan berlangsung dalam situasi kondusif.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran Polda Kepri dan para pemangku kepentingan yang terlibat.
Kombes Pol Dr Nona Pricillia Ohei juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian agar segera menghubungi Call Center 110 atau memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Polri Super App.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca panas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.
Polda Kepri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi kebakaran.(mzi)


