15.7 C
New York
Jumat, Maret 27, 2026

Warga Karimun Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Belakang Kedai Kopi Mak Oteh

CENTRALNEWS.ID, KARIMUN – Suasana Lebaran di Kabupaten Karimun mendadak heboh setelah warga menemukan sesosok pria dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah warung kopi di Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (23/3/2026) malam.

Jasad pria yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB di bagian belakang Kedai Kopi Mak Oteh.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sofyan (39) yang saat itu sedang membuang sampah di belakang kedai kopi tersebut.

Saat berada di lokasi, ia melihat seorang pria duduk bersandar di tangga belakang warung.

Namun setelah selesai membersihkan sampah di dalam kedai, Sofyan kembali ke bagian belakang dan mendapati pria tersebut sudah tergeletak di tangga.

Baca Juga :  Hari Pertama Kerja, Amsakar Achmad Tinjau Sejumlah Proyek Pembangunan

Merasa curiga, ia kemudian memanggil warga lain, Ziarul Khairi (60) untuk mengecek kondisi pria tersebut.

Setelah memastikan korban tidak lagi bernyawa, keduanya segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Teluk Air.

Tak lama kemudian, personel piket kepolisian dari Polsek Balai Karimun tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selanjutnya jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Muhammad Sani.

Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Dari hasil olah TKP ditemukan seorang laki-laki tanpa identitas yang mengenakan kaos dan celana pendek hitam. Di sekitar korban juga ditemukan tas ransel serta uang tunai sebesar Rp119.000,” ujar Andri, Selasa (24/3/2026).

Baca Juga :  Open House Lebaran Amsakar Achmad Diserbu Warga, Wisma BP Batam Dipenuhi Suasana Hangat Silaturahmi

Berdasarkan hasil visum et repertum, korban diperkirakan berusia antara 40 hingga 50 tahun dengan kondisi tubuh yang menunjukkan tanda-tanda kekurangan gizi.

Selain itu, ditemukan luka lecet di bagian punggung serta bintik pendarahan pada wajah, leher, dan bagian atas dada.

Meski demikian, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak kriminal.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian sekaligus mengidentifikasi identitas korban.

“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk proses identifikasi melalui Inafis Portable System. Untuk sementara jenazah disemayamkan di ruang jenazah RSUD Muhammad Sani,” jelasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat.(yen)

Baca Juga :  Sidang Perdana Gubernur Riau Non Aktif Abdul Wahid Digelar, Pengacara Minta Pemeriksaan Dipisah

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles