-11.1 C
New York
Minggu, Februari 1, 2026

Tekan Stunting dan Pernikahan Dini, TP PKK Bintan Gelar Seminar Generasi Berkualitas

CENTRALNEWS.ID, BINTAN – Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Bintan terus digencarkan.

Salah satunya melalui langkah edukatif yang diinisiasi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, dengan menggelar seminar khusus yang menyasar generasi muda.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas sejak usia dini, sekaligus mencegah berbagai faktor risiko yang berpotensi memengaruhi tumbuh kembang anak di masa depan.

Dalam sambutannya, Hafizha menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Bintan serta seluruh pihak yang turut berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia menilai seminar ini bukan sekadar forum penyampaian materi, tetapi juga sarana membangun kesadaran dan refleksi bagi generasi muda dalam menyiapkan masa depan yang lebih baik.

Baca Juga :  Musrenbang Kecamatan Seibeduk, Wali Kota Batam Dorong Penetapan Program Prioritas

“Seminar ini tidak hanya menjadi ruang edukasi, tetapi juga wadah untuk membentuk kesadaran generasi muda agar lebih siap secara fisik, mental, dan sosial dalam menatap masa depan,” ujar Hafizha.

Ia menegaskan bahwa persoalan stunting dan pernikahan dini memiliki dampak jangka panjang yang serius.

Menurutnya, anak yang mengalami stunting serta pernikahan yang terjadi sebelum kesiapan fisik, mental, dan ekonomi akan berpengaruh besar terhadap kualitas keluarga dan generasi selanjutnya.

“Stunting dan pernikahan dini bukan sekadar isu kesehatan atau sosial, melainkan persoalan besar yang menyangkut masa depan bangsa dan harus dicegah sejak dini,” tegasnya.

Sebagai Ketua TP PKK, Hafizha menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan manusia. Keluarga yang sehat, terencana, dan berpendidikan diyakini mampu melahirkan generasi yang kuat, cerdas, serta berakhlak mulia.

Baca Juga :  Kasihan Kepiting Ini Ber ‘Jas’ Limbah, KPP Mengibul?

“Pencegahan pernikahan dini dan percepatan penurunan stunting harus dimulai sejak remaja, sejak hari ini. Keluarga adalah pondasi utama dalam mencetak generasi unggul,” ungkapnya.

Seminar ini diikuti oleh siswa SMA, remaja masjid, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Melalui kegiatan tersebut, Hafizha berharap para peserta memperoleh pemahaman menyeluruh tentang pentingnya menjaga kesehatan, melanjutkan pendidikan, dan merencanakan masa depan secara matang.

Ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, organisasi keagamaan, lembaga pendidikan, hingga organisasi kemasyarakatan, termasuk MD Forhati, untuk terus memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan stunting dan pernikahan dini.

“Mari kita jadikan momentum Hari Amal Bakti Kementerian Agama sebagai penguat komitmen bersama untuk mewujudkan Bintan bebas stunting, menekan pernikahan dini, serta melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas,” pungkas Hafizha.(ndn)

Baca Juga :  IHKA Matangkan Program Kerja Tahunan, Fokus Profesionalisme dan Aksi Sosial

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles