3 C
New York
Rabu, Februari 21, 2024

Soal Pemekaran Wilayah, Camat Mandau: Kita Dukung!

CENTRALNEWS.ID, DURI – Secara garis besar, Kecamatan Mandau dan beberapa Desa/Kelurahan yang ada di dalamnya disebut sudah layak masuk dalam tahap pemekaran wilayah.

Hal itu tersiar dalam pertemuan yang digelar Pemerintah Kecamatan Mandau, Kelurahan Air Jamban dan perangkat RT/RW di balai pertemuan lantai II, kantor Kelurahan Air Jamban, jalan Stadion – Duri.

Kala itu, Camat Mandau Riki Rihardi hadir bersama Lurah Air Jamban Zama Rico Dakanahay dan perangkat RT/RW. Isu pemekaran kian santer diperbincangkan, terlebih lantaran kian meningkatnya populasi warga di dalamnya.

Usul pemekaran wilayah pun telah tersirat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2017 yang menegaskan bahwa Kecamatan Mandau sangat layak dan telah memenuhi kriteria untuk dilakukannya pemekaran.

Tak hanya itu saja, sejumlah Desa/Kelurahan yang ada di dalamnya juga termasuk dalam daftar wilayah administratif layak pemekaran. Adapun diantaranya, yakni Kelurahan Air Jamban yang rencananya bakal dimekarkan menjadi tiga Kelurahan.

Baca Juga :  Danramil 03 Mandau Buka Seleksi Atlet Volleyball Tingkat SMP-SMA se-Kecamatan Mandau

“Air Jamban ada usulan pemekaran menjadi tiga. Dua kelurahan baru dan kelurahan Air Jamban sebagai induknya,” kata Camat Mandau, Riki Rihardi dalam rapat yang digelar di balai pertemuan kantor kelurahan Air Jamban.

Pembahasan pemekaran wilayah di Kelurahan Air Jamban | Foto: Bres

“Kita sangat mendukung penuh usulan pemekaran Kelurahan ini, namun kita juga harus bersabar. Tak boleh gegabah,” ujarnya

Didampingi Zama Rico, Riki menjelaskan, wilayah yang hendak dimekarkan ini adalah dasar atau episentrum atau bahkan pusat kota Kecamatan Mandau. Oleh karenanya, isu pemekaran harus lebih dimatangkan guna mendatangkan manfaat atau berimplikasi pada kemakmuran warga di dalamnya.

Selain Kecamatan Mandau dan Kelurahan Air Jamban, wilayah (sasaran) pemekaran lainnya yakni Desa Harapan Baru yang rencananya akan dimekarkan menjadi dua desa (termasuk induk), Bathin Betuah mekar menjadi dua Desa termasuk induk, Talang Mandi menjadi dua kelurahan, Gajah sakti mekar menjadi dua kelurahan termasuk induk, Kelurahan Pematang Pudu direncanakan mekar menjadi tiga termasuk induk dan Duri Barat mekar menjadi dua termasuk induk.

Baca Juga :  Sertu Junaidi Gencarkan Sosialisasikan Pencegahan Wabah PMK di Kelurahan Air Jamban

“Bila ditelaah, Desa/Kelurahan baru yang lahir dari proses pemekaran nantinya sudah cukup untuk membentuk satu Kecamatan lagi. Dan pada prinsipnya, kita tetap dan harus mendukung wacana itu. Karena, dampak baiknya akan sangat dirasakan masyarakat,” seru Camat Mandau ini.

Penamaan Wilayah Baru

Zama Rico menambahkan, Kelurahan Air Jamban sendiri disebutnya bakal merekah menjadi tiga wilayah dengan rincian dua wilayah (Kelurahan) baru dan satu induk (Air Jamban).

Pembahasan BST dan Pemekaran Wilayah di Kelurahan Air Jamban | Foto: Bres

Untuk dua wilayah yang tengah hangat diperbincangkan ini, telah pula beredar desas-desus penamaannya.

“Untuk kelurahan Air jamban, akan mekar menjadi tiga termasuk induk. Penamaan dua wilayah barunya, kita bagi dalam wilayah jalan Jenderal Sudirman masuk ke arah (belakang) kantor Camat Mandau, yakni wilayah jalan Rokan, Karang Anyer, Subrantas, Ladang Tengah, Sejahtera dan jalan Babussalam itu akan dinamai Jonieh Panjang,” kata Zama.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 03 Mandau Gencarkan Patroli Pencegahan Karhutla di Desa Petani

Kemudian, untuk wilayah tengah yang berposisi antara jalan Jenderal Sudirman dan Hangtuah disebut dengan Kepayang Tumbang. “Jadi kita sudah dua nama ini yang nantinya akan segara kita usulkan ke bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Bengkalis,” pungkasnya.(*)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles