CENTRALNEWS.ID, BENGKALIS – Program 1.000 hektare lahan ketahanan pangan Korem 031 Wira Bima di wilayah Kodim 0303 Bengkalis terus disemarakkan oleh seluruh prajurit yang tersebar di berbagai Koramil jajaran. Sebagaimana informasi yang diterima tim Central News petang ini, pihaknya berhasil panen padi dengan berat sekira 39,5 ton di Desa Lubuk Gaung, Kecamatan Siak Kecil, Selasa (4/7).
Di wilayah itu Kodim 0303 Bengkalis bersama aparat pemerintah, kelompok tani dan masyarakat setempat menggarap seluas 31 hektare lahan tidur menjadi sawah nan produktif. Dalam perjalanannya, masa panen telah berlangsung sejak 28 Juni lalu pada lahan seluas 3 hektare (Ha) milik Iswanto dengan hasil panen padi seberat 6 ton.

Kemudian pada 30 Juni proses panen juga dilakukan pada lahan seluas 4 Ha milik saudara Rajidin dan Rasno dengan berat panen sekira 7,5 ton padi. Lalu panen berlanjut pada 3 Juli di lahan seluas 5 Ha milik saudara Kustoro dan Sudarsono dengan berat 12,5 ton.
Terakhir, jajaran Kodim 0303 Bengkalis melalui Babinsa Koramil 05 Bukit Batu kembali memanen padi pada lahan seluas 6 Ha milik saudara Watin, Sukimin dan Jayadi dengan hasil panen seberat 13,5 ton.

“Sawah yang ada di Lubuk Gaung, Kecamatan Siak Kecil seluas 31 Ha, jadi sejak 28 dan 30 Juni serta 3 dan 4 Juli Kodim 0303 Bengkalis dan masyarakat setempat berhasil memanen seberat 39,5 ton padi dari 18 Ha sawah berkat kolaborasi produktif yang kita gaungkan dengan seluruh komponen bangsa termasuk masyarakat dalam mendukung program 1.000 Ha lahan ketahanan pangan Korem 031 Wira Bima,” kata Komandan Kodim 0303 Bengkalis, Letkol. Inf. Endik Yunia Hermanto.
Adapun hasil panen padi yang diperoleh, kata dia, lebih dulu di catatkan datanya oleh Babinsa dan kedinasan terkait untuk kemudian digiling guna dipasarkan kepada masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.

Cara itu disebut Letkol Endik menjadi jalan dan kontribusi nyata TNI Angkatan Darat hadir di tengah masyarakat dalam mengatasi setiap kesulitan yang dialami. “Hasil panen kita pergunakan untuk menopang kebutuhan pangan masyarakat dengan harga murah, jadi daya belinya tetap terjaga dengan baik di tengah gejolak inflasi pasar. Selain itu, hasil panen juga kita jadikan sebagai stok lumbung pangan. Cara itu kita lakukan sebagai komitmen mendukung kemandirian pangan, guna mewujudkan kabupaten Bengkalis sebagai lumbung pangan yang mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Besar harapan Dandim Bengkalis ini agar program Hanpangan yang digaungkan di wilayahnya bisa panen melimpah guna memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. “Seraya itu, mari kita doakan agar curah hujan kembali normal supaya hasil panennya lebih melimpah lagi. Seraya itu, prajurit kita sampai saat ini tak ada lelahnya berjaga bersama masyarakat agar sawah-sawah yang ada dan belum panen tidak rusak diserang hama atau gangguan lainnya untuk mencegah gagal panen. Dengan kolaborasi bersama, mari kita wujudkan kabupaten Bengkalis sebagai lumbung pangan yang produktif di Provinsi Riau,” tukasnya. (Bres)