CENTRALNEWS.ID, NATUNA – Kecelakaan tragis terjadi di Jembatan Silas, Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (26/3/2026) pagi.
Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam setelah merenggut nyawa dua anak yang masih di bawah umur.
Kedua korban masing-masing berusia 15 tahun dan 6 tahun.
Mereka meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpangi bersama seorang anggota keluarga lainnya menabrak pembatas jembatan.
Peristiwa nahas ini pun menjadi perbincangan luas setelah rekaman video kecelakaan tersebut beredar dan viral di media sosial.
Kasat Lantas Polres Natuna, AKP Erwan Toni, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.05 WIB di Jembatan Kelanga.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sepeda motor Honda Supra X 125 dengan nomor polisi BP 2755 NE melaju dari arah Teluk Depeh menuju Teluk Buton.
Kendaraan itu dikendarai seorang remaja dan membawa dua penumpang.
“Benar, kecelakaan terjadi di Jembatan Kelanga dan merupakan kecelakaan tunggal,” ujar AKP Erwan Toni, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, insiden diduga terjadi setelah pengendara kehilangan kendali saat melintas di jembatan.
Sepeda motor kemudian menghantam trotoar sebelum akhirnya menabrak pagar pembatas jembatan.
“Motor diduga kehilangan kendali lalu menabrak pembatas jembatan sehingga menimbulkan benturan cukup keras,” jelasnya.
Benturan tersebut menyebabkan ketiga orang yang berada di atas motor terpental dan terseret sekitar lima meter dari titik tabrakan.
AKP Erwan Toni mengungkapkan, sepeda motor itu ditumpangi tiga orang yang terdiri dari seorang ibu rumah tangga berusia 49 tahun dan dua anak yang merupakan warga Teluk Depeh.
Mereka diketahui sedang dalam perjalanan menuju Teluk Buton.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan.
Ketiga korban kemudian dievakuasi ke RSUD Natuna untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun nahas, dua anak yang berada di kendaraan tersebut dinyatakan meninggal dunia, sementara sang ibu berhasil selamat dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Dari keterangan dokter, dua anak meninggal dunia, sedangkan ibunya saat ini masih dirawat,” ungkap Kasat Lantas.
Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor berwarna merah hitam yang mereka gunakan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan kendaraan.
Informasi di lapangan menyebutkan ketiga korban merupakan satu keluarga, yakni seorang ibu, anak laki-laki, serta cucu perempuan.
Seorang warga setempat Randy mengatakan kecelakaan terjadi secara tiba-tiba saat motor melintas di jembatan.
“Benar, kecelakaan motor di Jembatan Silas. Sepertinya kecelakaan tunggal karena menabrak pembatas jembatan, dan korbannya satu keluarga,” ujar Randy.
Ia menambahkan, ketiga korban diketahui berasal dari Kampung Teluk Depeh, Desa Cemaga Selatan, Kecamatan Bunguran Selatan.
Mereka sedang dalam perjalanan menuju Desa Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara.
Namun, ketika melintas di wilayah Desa Kelanga, perjalanan tersebut berakhir tragis setelah sepeda motor yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan.
“Ada tiga orang di motor itu, seorang ibu, anak remaja laki-laki, dan anak kecil perempuan. Informasinya dua meninggal di tempat, sementara yang selamat hanya ibunya,” tutupnya.(herry)


