CENTRALNEWS.ID, TANJUNGPINANG – Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan indikasi penyebaran penyakit yang disebut-sebut sebagai super flu di wilayah Kepri.
Pemerintah daerah pun meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang berkembang di sejumlah daerah lain.
Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Mohammad Bisri, menyampaikan bahwa sampai saat ini seluruh kabupaten dan kota di Kepri belum melaporkan adanya temuan kasus yang mengarah pada super flu.
Kondisi tersebut menunjukkan situasi kesehatan masyarakat masih dalam kategori aman dan terkendali.
“Sejauh ini belum ada laporan dari daerah. Insya Allah kondisi di Kepri masih aman,” ujar Bisri, Senin (12/1/2026).
Meski belum ditemukan kasus, Dinkes Kepri tetap mengambil langkah antisipatif dengan menginstruksikan jajaran dinas kesehatan kabupaten dan kota untuk memperketat pengawasan melalui surveilans aktif.
Upaya ini dilakukan agar setiap potensi kemunculan penyakit dapat dideteksi sejak dini.
“Surveilans terus berjalan. Sampai sekarang, baik super flu maupun influenza golongan A belum ditemukan di Kepri,” jelasnya.
Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, Bisri mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menjaga kesehatan.
Ia mengimbau warga untuk menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang serta memastikan waktu istirahat yang cukup.
Selain itu, aktivitas fisik juga dinilai penting untuk menjaga daya tahan tubuh. “Olahraga tetap perlu dilakukan secara rutin agar imunitas tubuh tetap terjaga,” tambahnya.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang juga telah memberikan klarifikasi terkait isu serupa yang sempat ramai diperbincangkan.
Hingga kini, tidak ada laporan kasus super flu yang ditemukan di wilayah Tanjungpinang.(ndn)


