CENTRALNEWS.ID, DURI – Komandan Koramil (Danramil) 03 Mandau Kapten Arh. Jemirianto pimpin pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Komplek Perumahan Cendana jalan Nila, Kelurahan Balairaja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis bersama para Babinsa, UPT Damkar Pinggir, perangkat RT003/RW001 beserta warga setempat, Rabu (22/3).

Kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 18.00 WIB dan menghanguskan lahan bervegetasi semak belukar berukuran sekira 20×30 Meter. Kobaran api memasuki waktu magrib bikin suasana gempar. Kelamnya jelmaan malam seketika berubah merah merekah akibat nyala api nan galak dan merajai belukar kering.

Kejadian tersebut segera dilaporkan tim CentralNews.id kepada Danramil 03 Mandau, Damkar dan perangkat RT/RW setempat. Tak butuh waktu lama, Danramil dan jajaran segera meluncur ke lokasi.
Setibanya disana, Kapten Jemi bersama personel Damkar segera lakukan pemadaman. Guyuran air segera dimuntahkan dari Nozle pemadam agar api tak merembet sampai ke wilayah hutan lindung yang berdekatan dengan titik api.

“Alhamdulillah, api bisa kita padamkan sebelum sampai ke areal hutan lindung. Terima kasih rekan wartawan atas laporannya yang sangat cepat, jadi apinya bisa kita padamkan dengan waktu yang singkat,” kata Kapten Jemirianto, Danramil 03 Mandau.

“Yang terbakar adalah lahan milik Yayasan Cendana, diatasnya tumbuh semak belukar dan mengering karena faktor cuaca. Luas sambaran api sekitar satu rantai, atau berukuran kurang lebih 20×30 meter. Sumber kebakaran belum diketahui,” ujarnya.

Pasca pemadaman, Kapten Jemi mengimbau kepada seluruh warga disana untuk tetap waspada dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar. “Saat ini cuaca terik dan indentik kering, apalagi wilayah Riau pada umumnya dan Bengkalis khususnya berstatus Siaga Darurat Karhutla. Karena itu, kita harus sama-sama waspada. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar, dampaknya sangat bahaya. Lingkungan bisa rusak, yang paling parah bisa terjadi bencana asap. Untuk mencegah hal itu, kita harus bisa mencegah Karhutla dengan proteksi sedini mungkin,” tukasnya mengimbau. (Bres)