-11.1 C
New York
Minggu, Februari 1, 2026

Cuaca Cerah Berkepanjangan, Volume Air Waduk Gesek Bintan Menyusut

CENTRALNEWS.ID, BINTAN – Cuaca cerah yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), mulai berdampak pada ketersediaan air baku milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri.

Minimnya curah hujan menyebabkan volume air di sejumlah waduk mengalami penurunan, sehingga menjadi perhatian masyarakat dan pelanggan air bersih.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa permukaan air di Waduk Gesek, yang terletak di Jalan Gesek Kilometer 20, Kabupaten Bintan, telah menyusut sekitar 30 sentimeter.

Penurunan ini terlihat jelas akibat tidak adanya pasokan air hujan yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Direktur PDAM Tirta Kepri, Abdul Kholik, membenarkan adanya penyusutan volume air baku di sejumlah waduk.

Baca Juga :  Bantu Jaga Daya Beli Masyarakat, Makmur Elok Graha Gelar Pasar Murah Artha Peduli di Batam, Rempang dan Galang

Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan dampak langsung dari cuaca panas yang berkepanjangan.

“Penyusutan memang terjadi karena sudah cukup lama tidak turun hujan,” ujar Abdul Kholik, Minggu (25/1/2026).

Menurutnya, selain minimnya curah hujan, penguapan akibat suhu udara yang tinggi turut mempercepat penurunan volume air di waduk.

Di sisi lain, air baku tetap dialirkan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga pelanggan PDAM Tirta Kepri.

Meski demikian, Abdul Kholik memastikan bahwa ketersediaan air baku di Waduk Gesek masih berada dalam kondisi aman.

Hingga saat ini, proses distribusi air bersih kepada pelanggan tetap berjalan normal dan belum mengalami gangguan berarti.

“Alhamdulillah, sampai sekarang kondisi air baku masih aman. Sejak dilakukan revitalisasi, Waduk Gesek belum pernah mengalami krisis air,” jelasnya.

Baca Juga :  Musrenbang Kecamatan Seibeduk, Wali Kota Batam Dorong Penetapan Program Prioritas

Ia juga menegaskan bahwa apabila terjadi gangguan distribusi air bersih ke rumah pelanggan, penyebabnya umumnya bukan karena kekurangan air baku, melainkan faktor teknis di lapangan.

“Biasanya kendala terjadi akibat kebocoran pipa, kerusakan pompa, atau pemadaman listrik. Kalau itu terjadi, tim kami langsung turun untuk melakukan perbaikan,” kata Abdul Kholik.

PDAM Tirta Kepri, lanjutnya, terus melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi waduk serta jaringan distribusi, guna memastikan pasokan air bersih tetap terjaga di tengah cuaca kering yang masih berlangsung.(ndn)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles